Sterilkan Kota dari PMKS, Dinsos Intens Awasi Keberadaan Anjal


Foto: net
Ilustrasi

PAGARALAM POS, Pagaralam – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pagaralam terus adakan pengawasan untuk menertibkan anak jalanan, pengemis, pengamen, maupun Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Kota Pagaralam.




“Memasuki bulan suci Ramadhan ini kita intens melakukan pengawasan dalam hal menanggulangi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Pagaralam, baik itu anak jalanan, pengemis, pengamen ataupun ODGJ,” terang Kepala Dinsos Kota Pagaralam, Herawadi SSos, melalui Kabid Rehabilitasi dan Pemberdayaan Sosial, Buraqqo Bangun MM.




Menurut Bang Koko -sapaan akrabnya, berdasarkan informasi dari masyarakat yang telah ditindaklanjuti dengan turun ke jalan cek lokasi, petugas Dinsos berhasil menertibkan 2 PMKS, yakni 1 ODGJ dan 1 anak jalanan kiriman dari luar Pagaralam. “Sejauh ini ada 2 PMKS yang kita tertibkan, merupakan hasil informasi disampaikan oleh masyarakat. Meski begitu, kita tetap melakukan pemantauan dan pengawasan PMKS ini, sebab bila tidak terus dipantau kita khawatir para PMKS ini bertambah, seiring memasuki bulan suci Ramadhan kini,” paparnya.




Rangkaian aksi pengawasan PMKS itu, kata Koko, merupakan langkah untuk mensterilkan setiap lingkar dan sudut Kota Pagaralam dari aktivitas anak jalanan yang dinilai meresahkan masyarakat.




“Aktivitas anak jalanan yang berkeliaran di Pasar kita pantau terjadi mulai usai Dzuhur sekirar pukul 13.00 WIB serta menjelang sore usai Asyar. Kalau malam hari, berhubung bulan puasa, biasanya mereka juga ikutan berbuka puasa di rumah ibadah, baik itu diketahui atau tidak oleh masyarakat,” ungkapnya.




Adanya pengawasan yang intens itu, sambung Buraqqo, keberadaan anak jalanan yang ada di Kota Pagaralam bisa berkurang di bulan Ramadhan. Terlebih kebanyakan dari mereka itu merupakan anak jalanan dan pengemis dari luar Pagaralam. “Begitu kita intens melakukan pengawasan, alhamdulillah keberadaan anak jalanan itu hingga kini tidak kelihatan lagi,” pungkasnya. (09/CE-V)

Previous Bulan Ramadhan, Ikan Salai Paling Diburu Warga
Next Sangat Sulit Ditebak, Politik Pagaralam Anti Teori