SRG Harus Miliki Ahli Kopi


Foto : gusti/Pagaralam Pos
KOPI : Sekretaris Dekopin Sumsel bersama petani yang menjual kemasan green bean kopi yang dibanderol Rp.40 ribu/kg.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Pengelolaan bangunan Sistem Resi Gudang (SRG), sejauh ini masih berjalan optimal. Dewan Kopi Indonesia (Dekopin) Sumsel menyatakan, untuk pengelolaannya harus ada tenaga ahli kopinya. “Harus ada ahli kopinya di gudang SRG tersebut. Bertugas untuk mengawasi dan menilai kualitas kopi yang masuk (di-resikan, red), atau biji kopi dari petani,” ujar M Syahrizah SH, Sekretaris Dekopin Sumsel, belum lama ini.




Gudang SRG tersebut, sejumlah fasilitas sudah ada. Seperti bangunan, dan financial dalam hal ini kerjasama pihak bank. “Di Kota Pagaralam sendiri, ada beberapa master trainer kopi, mereka juga ahli kopi,” kata Ujang-sapaan akrabnya, sekaligus salahseorang deklarator terbentuknya Dekopin pada 11 Maret 2017 silam.




Pagaralam sendiri merupakan sentra kopi. Hanya saja diakuinya untuk pengelolaan kopinya masih perlu untuk dibenahi lagi, dari sebelum panen hingga pasca panen. “Menghasilkan kopi berkualitas baik, tentunya melalui perlakuan yang bagus. Semisal untuk pemilihan biji kopi, dan penjemuran yang harus menggunakan green house agar harganya bisa menjanjikan,” terangnya.




Sementara Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH berharap pengopersionalan gudang SRG bisa membawa angin segar bagi kelompok petani kopi yang ada di Kota Pagaralam. “Gudang SRG bisa bermanfaat bagi petani kopi di Kota Pagaralam. Hasil panen kopi mereka mendapatkan harga jual tinggi,” kata dia.




Diharapkan demikian, Gudang SRG nantinya bisa menyimpan kopi petani pada saat harga murah (rendah, red). “Nantinya, kopi mereka bisa dijual pada saat harga tinggi,” kata dia. (06)

Previous Final Mewarnai Digelar 26 November
Next Berharap Ada Solusi