Soal Kesejukan, Pagaralam Miliki Nilai Lebih


Foto: Madhon/Pagaralam Pos
LOKA REHABILITASI: Kepala BNN Kota Pagaralam Andi Kurniawan memberikan keterangan pers, terkait rencana bakal dilaksanakan pembangunan Loka Rehabilitasi di Pagaralam.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Bertepatan dengan momen deklarasi Kelurahan Bersih Narkoba (BERSINAR), serta peringatan Hari Anti Narkotika Indonesia (HANI) tahun 2019 lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam telah menghibahkan tanah seluas 3,5 hektar. Dan usulan untuk pembangunan loka rehabilitasi, bagi korban penyalahguna Narkoba telah juga dilakukan secara berjenjang oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pagaralam. “Dari 17 Kabupaten/Kota di Sumsel, alhamdulillah Pagaralam terpilih sebagai tempat atau loka rehabilitasi, melalui alokasi dana Pemerintah Provinsi Sumsel, untuk pembangunan fisik dari loka rehabilitasi di Kota Pagaralam, yang merupakan tanah hibah dari Pemkot Pagaralam di Kelurahan Kance Diwe, Kecamatan Dempo Selatan,” terang Kepala BNN Kota Pagaralam Andi Kurniawan SSos.



Mengenai faktor menjadi dasar, terpilihnya Pagaralam sebagai tempat loka rehabilitasi, kata Andi, pertama rekomendasi dari BNN Provinsi Sumsel, yang telah datang dan melihat secara langsung lokasi, menyangkut tofografi dan demograsi Kota Pagaralam, yang sangat mendukung dan sama dengan Balai Rehabilitasi di Lido Bogor. “Bahkan buat kesejukannya sendiri, Pagaralam masih lebih sejuk dari Balai Rehabilitasi di Lido Bogor, kalau untuk korban penyalahguna Narkoba, secara tofografi dan demografinya, Pagaralam ada atau memiliki nilai lebih dari 17 Kabupaten/Kota di Sumsel,” imbuhnya. (Cg09)

Previous 15 Desa Terendam, 8 Rumah Hanyut
Next Pertahankan Gelar Juara 2 Tahun Berturut