Simalakama, Begini Pengakuan Bos AKAP Sinar Dempo, Terkait Penutupan Jembatan Endikat


PAGARALAM POS, Pagaralam – Penutupan jembatan Endikat berpengaruh besar dengan bisnis angkutan orang di Pagaralam. Bos Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) Sinar Dempo Drs H Joni Sidik MM MH menyebut, sejak jembatan Endikat ditutup total, biaya operasional yang mesti digelontorkan perusahaannya membengkak.




Pembengkakan biaya operasional itu menurut Joni, terjadi lantaran bus Sinar Dempo mesti mengambil jalan memutar yakni via Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang. Jalan memutar ini dilakukan sejak jembatan Endikat ditutup awal Juli lalu. “Ongkos untuk minyak hingga pergantian ban semuanya bertambah,” ucap Joni, kepada Pagaralampos.com, Sabtu (7/7) malam.




Untuk menambal operasional itu, kata Joni, manajemen PT Sinar Dempo mau tak mau mengambil solusi dengan menaikkan tarif penumpang sebesar Rp20 ribu. Kenaikan tarif ini berlaku untuk semua jurusan yang dituju Sinar Dempo. Sayangnya, kata Joni, sebagian besar penumpang tak setuju dengan kenaikan tarif ini. “Penumpang protes semua. Mereka tak mau,”ucapnya. (11)

Previous Meski Ditutup Total, Motor Masih Melintasi Jembatan Endikat, Kok Bisa ?
Next Pagaralam-Lahat Ditempuh 6 Jam, Angkutan Terancam Stop Sementara