Sidang Putusan Untuk Empat Terdakwa, Vonis Berbeda


Foto : Oyong/Pagaralam Pos
SIDANG : Suasana sidang putusan terhadap empat terdakwa.

PAGARALAM POS, Lubuklinggau – Empat Terdakwa kasus pembunuhan di tempat wisata curug panjang Dusun II Desa Durian Remuk Kabupaten Musi Rawas, menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Lubuklinggau.




Persidangan yang dipimpin majelis hakim Ferdinaldo didampingi hakim anggota Indra Lesmana, Andi Barkam, Yopi Wijaya dan Tatap Situngkir, serta dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agrin dan Penasehat Hukum terdakwa Darmansyah dan kawan-kawan.




Dipersidangan keempat terdakwa dinyatakan terbukti bersalah turut serta melakukan pembunuhan dan menjatuhkan hukuman pada keempatnya kurungan penjara. Terdakwa Liman dijatuhkan hukuman penjara oleh majelis hakim selama 12 tahun kurungan penjara, sedangkan Ilyas Pikal, Rudi Hartono dan Amron dijatuhkan kurungan penjara selama 13 tahun. “Dan menetapkan keempat terdakwa untuk ditahan,” ujar majelis dipersidangan.




Dengan keputusan tersebut kemudian majelis memberikan kesempatan kepada keempat terdakwa untuk musyawarah bersama penasehat hukumnya, apakah dengan putusan yang jatuhkan terimah atau akan melakukan upaya hukum selanjutnya.




Setelah melakukan Musyawarah, terdakwa Amran dan Liman mengambil keputusan untuk pikir-pikir, sedangkan terdakwa Ilyas Pikal dan Rudi Hartono mengakui perbuatannya, dengan keputusan yang dijatuhkan majelis keduanya terimah keputusan majelis. Sementara JPU Agrin juga menyatakan akan melakukan pikir-pikir, artinya putusan yang dijatuhkan majelis hakim belum inkrah atau belum memiliki kekuatan tetap.




Seperti diketahui Keempat terdakwa yakni Amron, Rudi Hartono, Ilyas Pikal dan Liman dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang sebelumnya di tuntutan dengan hukuman berbeda. Dimana Amron, Rudi Hartono dan Ilyas Pikal dituntut kurungan penjara selama 15 tahun, sedangkan Liman dituntut dengan kurungan penjara selama 13 tahun.




Aksi kejadian pembunuhan terjadi Minggu (7/10/2018) sekira pukul 15.30 WIB di lokasi objek wisata Curup Panjang dekat jembatan di Desa Durian Remuk Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Mura. Korban Saiful dan Desta Afrizal sedang menjalankan tugas sebagai juru parkir. Diduga karena selisih paham masalah pengelolaan parkir akhirnya Rudi Hartono dkk mendatangi korban dan terjadi pengeroyokan.Korban dibacok dan digorok menggunakan senjata tajam jenis pisau dan parang.




Akibatnya, korban Desta Afrizal meninggal dunia di lokasi dengan luka gorok di leher, luka bacok di punggung, luka tusuk dan luka bacok di kening sebelah kiri. Sedangkan korban Saiful meninggal dunia karena luka bacok di pinggang sebelah kanan. (mg03)

Previous M Abizar, Bocah 1,3 Tahun Penderita Getah Bening Butuh Uluran Tangan
Next HUT Bayangkara, Polres Gelar Donor Darah