Setuju Usulan Raperda Dibahas


PAGARALAM POS,Pagaralam – Setelah sebelumnya Walikota Pagaralam menyampaikan pidato pengantar Raperda, kali ini kembali digelar sidang DPRD. Guna membahas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda Kota Pagaralam tahun 2017.




Penyampaian pandangan fraksi DPRD yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Ruslan Abdul Gani, dihadiri Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati MKes, Wakil Walikota Pagaralam, Novirzah Djazuli SE, Wakil Ketua I, Dedi Standza, Wakil II, M Fadli, anggota DPRD, Forkopimda, dan Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Pagaralam.




Adapun Fraksi Golkar yang pertamakali menyampaikan pandangan umumnya, dibacakan oleh Efsi SE. Sebagai perwakilan partai yang berlambang pohon beringin ini ia mengatakan, bahwa Fraksi Golkar setuju untuk membahas lebih lanjut mengenai usulan Raperda yang diajukan, akan tetapi terdapat catatan tambahan. Salahsatunya, adalah Raperda yang akan dibahas ini harus ada dampak nyata terhadap kepentingan masyarakat. Selain itu, UPD yang mengusulkan kiranya untuk berperan aktif dalam pembahas nantinya.




“Kami dari Fraksi Partai Golkar sepakat, bahwa setuju untuk membahas lebih lanjut Raperda yang diusulkan. Akan tetapi, Raperda ini nantinya harus memiliki dampak yang nyata terhadap kepentingan masyarakat. Selain itu, UPK yang mengusulkan kiranya dapat berperan aktif dalam pembahasan Raperda ini nantinya,” ulasnya.




Pandangan yang sama datang dari Fraksi partai Gerinda. Pandangan umum yang dibacakan oleh Dessy Sisca mengungkapkan, bahwa Fraksi Partai Gerindra juga mendukung usulan Raperda. Akan tetapi, nantinya Raperda ini harus disosialisasikan kepada masyarakat, dan juga harus tidak bertentangan dengan Perda lainnya, dan tidak berbenturan dengan hukum yang lebih tinggi.




“Kita Fraksi Partai Gerindra, sepakat menyetujui usulan Raperda untuk dibahas lebih lanjut. Akan tetapi, Raperda ini nantinya harus disosialisasikan kepada masyarakat, dan juga kami mengimbau untuk terus berkonsultasi yang lebih paham, agar tidak terjadi kekeliruan dan benturan terhadap Perda lainnya,” ujarnya.




Hal senada juga diungkapkan oleh Fraksi Nasdem, PBB, dan juga Fraksi Gabungan Keadilan. Pandangan Nasdem yang dibacakan oleh Jenny Sandia SE, Hj Nurbaiti Rahim dari Fraksi PBB, serta Dedi Irawan Gumay SH dari fraksi Gabungan Keadilan, yang pada intinya juga sependapat bahwa Raperda ini perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut.




Meskipun Fraksi Partai PDIP juga menyetujui perihal perlunya pembahasan lanjut mengenai usulan Raperda, akan tetapi partai yang terkenal dengan lambang moncong putihnya ini memberikan masukan kepada tamu yang hadir. Usulan ini mengenai adanya kesamaan jalan yang terdapat di Kota Pagaralam.
Kesamaan nama ini ialah nama Jalan Nurdin Panji, lokasi pertama terdapat di belakang PU, dan salahsatunya terdapat di Bandar Udara Atung Bungsu.




“Saya berharap untuk Jalan Nurdin Panji agar dikaji ulang. Sebab terdapat dua jalan yang memiliki nama yang sama. Ini perlu pengkajian ulang, agar masyarakat khususnya pendatang, tidak keliru,” pungkasnya. (08/CE-V)

Previous Ambil Biaya Diancam Kurungan Penjara
Next Didik Generasi Miliki Jiwa Sosial Tinggi