Sering Dijadikan Tempat ‘Betarak’, Tim Disdikbud Temukan 3 Nisan Relief Kuno


Foto: Tim Survey Disdikbud
MAKAM KUNO: Kabid Kebudayaan Ali Akbar Fitriansyah dan warga memperlihatkan kondisi makam kuno relief, yang ditemukan di Dusun Aur Duri.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Sedikitnya 3 pasang nisan kuno, ditemukan Tim Survey dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pagaralam, berlokasi di Dusun Aur Duri, Kelurahan Karang Dalo, Kecamatan Dempo Tengah, Senin (3/12).




Temuan 3 makam kuno, memiliki motif polos dan sulur-suluran ini, berada di areal kebun Janawi (65), warga Dusun Aur Duri. Dari penuturan Janawi, bahwa makam kuno itu, sudah cukup lama diketahui masyarakat sekitar.




Namun, tidak pernah dipublikasi dan malah seringkali dijadikan tempat ‘Betarak’ (tempat bersemedi untuk mengharapkan sesuatu). “Di lokasi makam kuno ini, seringkali dijadikan tempat ‘Betarak’, tapi tujuannya tidak tahu secara pasti,” ungkapnya.




Sementara, Kepala Disdikbud Kota Pagaralam Drs Marjohan Derah MPd melalui Kabid Kebudadyaan Ali Akbar Fitriansyah membenarkan, jika ada temuan batu nisan relief kuno, berasal dari informasi masyarakat, yang sering memancing ikan di Sungai Selangis dan melihat relief nisan tersebut.




“Dengan temuan nisan relief kuno ini, semakin lebih mengokohkan identitas asli Suku Besemah, yang bermukim di Pagaralam. Nisan tersebut identik dengan makam Islam. Arah kiblat menghadap sudah menghadap Barat. Namun, agak sedikit melenceng 15 derajat dari kiblat sekarang,” terangnya.




Lebih jauh Ali memperkirakan, jika usia makam tersebut sekitar 300 – 400 tahun pasca budaya Megalitik Pasemah. “Hingga saat ini, telah ditemukan 3 nisan di Kota Pagaralam, seperti Tanjung Pasai, Lubuk Buntak dan Karang Dalo. Temuan nisan kuno di Aur Duri tentu saja, menambah jumlah temuan dari nisan relief kuno, yang telah ditemukan di Kota Pagaralam. Adanya bukti nisan tersebut, kita dapat mengetahui sistem kepercayaan dan juga masuknya Islam di Kota Pagaralam,” pungkasnya. (09)

Previous Empat Lawang Belum Miliki Peta Rawan Bencana
Next Hoax! Belum Ada Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Pagaralam