Seorang Pria Tenggelam Terbawa Arus


PAGARALAM POS, Muratara – Terpeleset dari jembatan jatuh ke Sungai, seorang pria dewasa bersama Abis Sugianto (23), hanyut di Sungai Rawas, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), kemarin.

Setelah terjatuh dari jembatan gantung yang menghubungkan antara Kelurahan Pasar Surulangun dan Desa Surulangun di Kecamatan Rawas Ulu. Sepeda motor yang ditunggangi Ajis dan temannya Pir, terpeleset saat melintasi jembatan gantung karena licin saat usai diguyur hujan. “Motor mereka terpeleset. Nah, yang terjatuh ini cuma si Ajis. Sementara temannya Pir dan motornya tidak jatuh,” ucap Abdul kadir, Camat Rawas Ulu.
Korban hanyut Ajis Sugianto diketahui merupakan warga Provinsi Bengkulu dan temannya Pir adalah warga Kabupaten Muratara. Mereka merupakan satu tim yang bekerja di bagian pemasangan papan reklame salahsatu produk rokok.

Ajis dan Pir mengendarai sepeda motor menyeberangi jembatan gantung kemarin, sekitar pukul 22.00 WIB. Nahas, sepeda motor mereka terpeleset, hingga Ajis terjatuh ke sungai dari atas jembatan dengan ketinggian sekitar enam meter dari permukaan sungai. Melihat Ajis jatuh, temannya Pir langsung terjun ke sungai untuk menolong, yang dalam keadaan gelap karena malam hari.

Pir berusaha mencari temannya itu untuk menariknya ke tepi sungai, Pir sempat memegang tangan korban Ajis, namun air sungai sangat deras, sehingga pegangan tangan mereka terlepas. Pir kemudian tak menemukan Ajis lagi, diduga Ajis tenggelam karena tak kuat melawan arus. Akhirnya Pir memilih untuk berenang ke tepi sungai meninggalkan temannya yang terhanyut itu.

Setelah tiba di tepi sungai, Pir langsung memberi tahu warga setempat bahwa temannya Ajis terhanyut. Warga kemudian beramai-ramai mencari korban, menelusuri sungai dengan perahu dan peralatan seadanya. Warga lainnya langsung memberi tahu Pemerintah Desa dan Kecamatan setempat agar menghubungi tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara.

Kepala BPBD Muratara, Syarmidi mengatakan, setelah mendapat kabar adanya orang hanyut, pihaknya langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian. “Ada 18 orang TRC yang kami turunkan, proses pencarian dari semalam, sehari-hari tadi tim sudah mencari. Hingga pukul 20.00 malam ini, korban belum ditemukan,” kata Syarmidi.

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) Rahmat Permadi, saat di hubungi mengatakan, bahwa tim di lapangan saat ini dan dibantu oleh tim Basarnas Provinsi Sumsel sebanyak 6 orang, dan telah berjalan menelusuri arus air sungai sepanjang 4 kilometer. Dengan menggunakan 1 perahu bot, dan sampai saat ini belum ada petunjuk atau tanda-tanda untuk ditemukannya korban. “Tim kita aktif di lapangan saat ini di bantu Basarnas Provinsi 6 orang, sudah berjalan menempuh arus sepanjang 4 kilo. Belum ada tanda-tanda atau petunjuk tentang korban,” pungkasnya. (Vil23/CE-V)

Previous Memori Ponsel Perenggut Nyawa Teman
Next Kondisi Ekonomi Pagaralam Tetap Terjaga