Satu Desa Batal Pilkades


PAGARALAM POS, Empat Lawang – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang ketiga di Kabupaten Empat Lawang, sudah ditentukan tahapannya. Diketahui sebelumnya, Pilkades serentak gelombang ketiga, akan diikuti lima Desa di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

Desa-desa tersebut antara lain, Desa Canggu di Kecamatan Talang Padang, Desa Air Mayan Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) dan tiga Desa di Kecamatan Lintang Kanan antara lain, Desa Lubuk Cik, Desa Endalo dan Desa Sukarami.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Empat Lawang, Agus Rochmat Basuki melalui Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes), Agusman Mulyadi mengatakan, pembentukan panitia pelaksanan Pilkades di lima Desa itu dari 26-30 Oktober 2019.

Sementara tahapan pendaftaran bakal calon Kades, dilaksanakan 31 Oktober – 9 November 2019, dan pelaksanaan pemungutan suara 12 Desember 2019. “Kita beri waktu dari tanggal 26-30 Oktober, panitia Pilkades masing-masing Desa sudah terbentuk. Untuk pendaftaran bakal calon Kades waktuhya 31 Oktober sampai dengan 9 November,” kata Agusman Mulyadi saat dibincangi wartawan,kemarin.

Menurut Agusman, pelaksanaan Pilkades akan dilaksanakan secara manual. Seperti pemilihan langsung pada umumnya, pemilih mencoblos gambar calon yang dipilihnya dalam bilik suara. “Prosesnya manual, seperti pemilihan langsung pada umumnya,” terang Agusman.

Sebenarnya lanjut Agusman, rencana awal pada pelaksanaan Pilkades serentak gelombang ketiga di Kabupaten Empat Lawang ini, diikuti 6 Desa. Selain Desa-desa yang disebutkan di atas, ada satu Desa lagi yang awalnya akan melaksanakan Pilkades juga, yakni Desa Pancur Mas di Kecamatan Tebing Tinggi.

Desa inikan awalnya berstatus Desa persiapan, selanjutnya terdata di Kementerian berstatus Kelurahan. Hanya saja, setelah diurus ke pusat, status Kelurahan dirubah menjadi Desa, sesuai faktanya memang Desa. Karena masih dalam transisi dari status Kelurahan ke Desa, makanya Pilkadesnya ditunda,” jelasnya.

Hal ini bukan berarti Desa itu belum sah menjadi Desa defenitif, kata Agusman, namun ini lebih dari permasalahan administrasi saja. “Insya Allah, kedepan segera kita urus masalah administrasinya, sehingga kedepan Desa ini juga bisa melaksanakan Pilkadesnya,” tukasnya. (07)

Previous Satpol PP Lahat Dikelabuhi PKL Musiman
Next Polsek Muara Lakitan Monitoring Pelaksanaan Pemilihan BPD