Santri Tewas Tenggelam


PAGARALAM POS, Pagaralam – Naas nasib menimpa Nike Okta Sari (15), santriwati Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren (Ponpes) Dempo Darul Muttaqien Tanjung Menang, Kelurahan Perahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, tewas tenggelam di kolam belakang Ponpes, kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pagaralam Pos, peristiwa yang menimpa warga Desa Semende Karya Tani, Kabupaten Muara Enim ini berawal saat Nike dan 7 orang teman lainnya, yakni Suci Rahma, Putri Kinanti, Wika Pratasha, Ike Purnamagari, Yesi Ayu Ningsi, Ndah dan Putri Indriani serta beberapa santri lainnya, pukul 08.00 WIB mengadakan bersih-bersih di sekitar ruang lingkup Ponpes.

Usai bersih-bersih sekitar pukul 10.00 WIB, 8 santri ini pergi mandi menuju kolam di belakang Ponpes. Kedelapan orang santri ini berpegangan di pohon kayu terapung di atas kolam sepanjang lebih kurang 8 meter. Namun Nike yang berada di bagian paling belakang tidak diketahui oleh rekan-rekannya. Saat santri mencoba menepi ke pinggiran kolam, barulah diketahui korban sudah tidak ada. Mengetahui hal itu rekan korban bergegas melapor ke pengurus Ponpes.

Setelah dilakukan pencarian, pada pukul 13.00 WIB korban akhirnya ditemukan, dalam kondisi telah meninggal dunia. Pihak Ponpes dibantu warga, aparat Polsek Dempo Selatan dan anggota Basarnas dan BPBD, membawa jasad korban langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besemah Kota Pagaralam.

Kapolres Pagaralam, AKBP Hendra Gunawan SIk MSi, melalui Kapolsek Dempo Selatan, AKP Herry Widodo SH membenarkan, di wilayah hukum Polsek Dempo Selatan telah ditemukan sesosok mayat wanita di kolam belakang Ponpes Dempo Darul Muttaqien. “Usai dibawa ke RSUD Besemah Kota Pagaralam dan dimandikan, jenazah langsung dibawa ke rumah duka. Dugaannya, santri ini tidak bisa berenang,” tandas Herry. (09/CE-V)

 

Previous 6 Pasangan Diamankan
Next 21 Hari Bertahan dengan Air Hujan