Ribuan Cup Coffe gratis Ludes di Ivent Pagaralam Heritage Trail


Foto: Gusti/Pagaralam Pos
KOPI: Pengunjung saat mencicip kopi gratis di stand BDC dan Kopi Asmara di Pagaralam Heritage Trail Dusun Pelang Kenidai.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Ribuan cup coffe disejumlah stand ludes diserbu pengunjung yang menyaksikan langsung helatan Festival Budaya dan tradisi kopi pada ivent bertajuk “Pagaralam Heritage Trail” yang dipusatkan di kampung budaya, Dusun Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, dihari terakhir pergelaran pada Minggu (9/12).




Ivent yang disponsori Disbudpar Provinsi Sumsel bekerjasama dengan Diadikbud dan Dispar Pagaralam, antusias diikuti warga Pagaralam dan wisatawan dari Kota Palembang dari kalangan mahasiswa.

Ketua Komite BDC, Yeni Asmara didampingi Manajer Pengelola, Nisdiarti mengakui, ivent tradisi kopi ini ternyata sangat direspon positif warga Pagaralam. “Distand kita, ratusan cup kopi ludes diserbu pengunjung,” ujarnya.




Pada kesempatan itu, BDC beserta KSM binaan tidak menyia-nyiakan moment untuk mempromosikan produk kopi bubuk, kepada pengunjung yang menyempatkan ngopi di stand BDC dan juga Stand Kopi Asmara di sekitar lokasi.




“Alhamdulillah, selain kopi gratis yang kita suguhkan ludes juga produk kopi bubuk juga ikutan terjual kepada pengunjung,” ujar dia seraya mengatakan selain kopi robusta juga ada kopi lanang disuguhkan secara cuma–cuma.




Sementara, Ketua Dewan Kopi Sumsel, Zain Ismed mengakui, kegiatan kopi ini diharapkan bisa mengangkat kopi Pagaralam. Pada kesempatan tersebut, dirinya menyempatkan melihat lebih dekat proses pembuatan kopi secara tradisional, dimana dengan cara digoreng dengan kuali dan ditumbuk dengan lesung.




“Bagus eventnya, bisa mengangkat Kopi lokal dan Sumsel sebagai penyumbang terbesar di Indonesia. Harusnya, produksi hulu bisa dibenahi falam hal ini pengelolaan kopi ditingkat petani begitupun disektor hilir juga demikian bagaimana kopi Sumsel lebih dikenal lagi, padahal Sumsel merupakan penyumbang terbesar di Indonesia namun namanya justru tenggelam,” pungkasnya. (PP1)

Previous Puluhan Oknun ASN Kena Sanksi
Next 2018, BNN Pagaralam Rehabilitasi Puluhan Penyalahguna Narkoba