Rehabilitasi Solusi Efektif, Mengatasi Kecanduan Narkoba


Foto: Ist/Pagaralam Pos
TIGA KONSELOR: Pihak Yayasan BEKISA Foundation Pagaralam kirim 3 konselor, mengikuti giat pembukaan program rehabilitasi sosial di Lapas Narkotika Kelas 2B Serong Banyuasin.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Tidak mudah bagi pecandu Narkoba, untuk lepas dari efek kecanduan. Karena itu, perlu adanya treatment khusus, agar para pecandu bebas dari ketergantungan.

Pada giat pembukaan program rehabilitasi sosial, serta program kemandirian Lapas Narkotika Banyuasin tahun 2020, pengurus Yayasan Bersama Kita Bisa (BEKISA) Foundation Kota Pagaralam mengirimkan 3 konselor, untuk mengikuti kegiatan dan menambah wawasan serta pengetahuan.



Ketua Yayasan BEKISA Foundation Kota Pagaralam Bayu Pohan menuturkan, program rehabilitasi sendiri adalah program Pemerintah Pusat, secara Nasional terdapat 17 ribu lebih pecandu yang diharapkan bisa mengikuti program rehabilitasi, yang dilakukan selama 6 bulan. “Dari Pagaralam, kita kirim 3 orang konselor, untuk mengikuti kegiatan yang terpusat di Lapas Narkotika Kelas 2B Serong Banyuasin, sebagai upaya kita dalam membantu program pemerintah, dalam melakukan rehabilitasi korban penyalahguna Narkoba di dalam Lapas,” ucap Bayu.

Secara khusus kata Bayu, terdapat beberapa pesan yang bisa ditangkap, dalam kaitan keikutsertaan di kegiatan ini, yakni laporkan diri sebelum di tahan, lebih baik menyerahkan diri secara sukarela, untuk menjalani rehabilitasi sebelum masuk ke proses hukum, karena rehabilitasi merupakan solusi, yang paling baik dan efektif di dalam mengatasi kecanduan Narkoba.



Untuk di ruang lingkup BEKISA sendiri, program di dalam Lapas ini, juga sekaligus memberikan sebuah gambaran, bahwa jangan ada diskriminasi, kepada setiap orang-orang yang menjadi pengguna Narkoba, karena mereka wajib dilayani, dibina mau itu statusnya klien ataupun Warga Binaan (WB) di Lapas. “Sebab mereka mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan rehabilitasi, kita juga menerapkan kepada seluruh staff dan jajaran, agar dapat benar-benar serius untuk melakukan melayanan, kepada korban penyalahguna Narkoba, tanpa harus memikirkan latar belakang korban penyalahguna Narkoba tersebut,” pungkasnya. (Cg09)

Previous Kapolres Ajak Evaluasi dan Intropeksi
Next Stop Aksi Bullying, Stop Aksi Premanisme