Rehab Kolam BBI Sedot Rp1,7 Miliar


PAGARALAM POS, Pagaralam – Pembenahan sarana pengembangbiakan perikanan di Balai Benih Ikan (BBI) Kota Pagaralam yang kondisinya belum optimal difungsikan, dalam waktu dekat akan dibenahi. Tidak memungkinkannya melalui anggaran APBD kota Pagaralam, tahun ini jika tak ada halangan suntikan dana pusat, DAK dari Kementerian Perikanan dan Kelautan tembus Rp1,7 miliar segera dicairkan.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kota Pagaralam, Sukman SE MM, melalui Kabid Perikanan Sarjanawi SP, dikonfirmasi kemarin (27/1). Dirinya mengaku, tahun ini pembenahan kolam yang ada di BBI yang berlokasi di bagian belakang akan dibenahi untuk mengoptimalkan pengembangbiakan, baik itu benih maupun untuk indukan berbagai jenis ikan yang dibudidayakan masyarakat Pagaralam.

“Rencananya, tahun ini suntikan DAK dari Kementerian Perikanan dan Kelautan akan dikucurkan sekitar Rp1,7 miliar. Dengan tiga item kegiatan yang bakal dilelang tidak hanya kolam pemijahan, pembesaran ataupun indukan juga akan dilakukan pengerjaan lainnya, seperti rehab tembok sekitar kolam dan jalan pematang kolam,” beber Sarjanawi seraya mengatakan, untuk saat ini produksi benih ikan setahun BBI baru mampu memproduksi sekitar 400.000 ribu bibit ikan, baik itu jenis Mas, Nila, dan Lele.

Dirinya juga tak menampik, untuk kondisi kolam yang ada saat ini masih perlu dilakukan pembenahan. Dengan harapan dengan adanya dilakukan perbaikan sarana yang ada pengembangbiakan semakin lebih baik lagi. Untuk berbagai jenis ikan mulai dari pemijahan, pendederan, pembesaran hingga untuk indukan.

Sebelumnya juga dikatakan Sarjanawi, kedepan sebagaimana misi dari Pemkot melalui Disnakkan, berupaya mampu memproduksi ikan untuk memenuhi konsumsi msyararakat Pagaralam. “Sasaran kedepan produksi ikan meningkat, khususnya di BBI yang saat ini dibudidayakan masyarakat berupa jenis Mas, Nila, dan Lele,” pungkas Sarjanawi. (06/CE-V)

Previous Pendaftaran Haji Lebih Diperketat
Next Pengelolaan Wisata Tidak Maksimal