Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen


PAGARALAM POS, Pagaralam – Sejak 1,5 bulan terakhir, areal persawahan warga di ataran Ulu dan Ilir Dusun Mingkik, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, dilanda kekeringan. Tak ayal, padi yang baru ditanam 2,5 bulan terancam mati. Parahnya lagi, musim panen kali ini terancam gagal.

Sarman, petani padi warga Dusun Mingkik, Kelurahan Atung Bungsu mengaku, kondisi kekeringan terjadi di ataran Hulu dan Ilir Dusun Mingkik sudah berlangsung cukup lama. Padi yang belum lama ditanam sudah kering, menguning dan terbakar. Selain itu, bagian tanah mengalami keretakan. “Banyak sekali areal persawahan masyarakat mengalami kekeringan. Bahkan di daerah ataran Dusun Mingkik, setidaknya ada ratusan hektar areal lahan padi warga, baik yang tengah melakukan penanaman maupun yang akan melakukan panen sekitar 1 bulan lagi, kondisinya mati kekeringan,” katanya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pangan dan Hortikultura Kota Pagaralam, Jumaldi Jani SP melalui Kabid Produksi Mamat SP tak menampik beberapa wilayah pertanian sawah sudah kesulitan pasokan air, seperti areal sawah tadah hujan yang ada di Kecamatan Dempo Selatan. “Para petani disarankan bisa menggantikan jenis tanaman lain, khususnya yang sedikit membutuhkan air, seperti kacang tanah, timun atau tanaman lainnya,” imbuhnya. (09/06).

Previous Warga Kerinjing Desak Realisasikan Janji Pemerintah
Next November, Nama Sekretaris KPU Diumumkan