Rapat Pleno KPU Diputuskan 16 Juli


PAGARALAM POS, Pagaralam – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam Yenli Elmanoferi SE, MSi didampingi Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Rahmat Qori Setiawan AMd menegaskan, hasil quick count (hitung cepat) Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) yang digelar lembaga survei, tak bisa dijadikan patokan. “Yang resmi itu kalau sudah ditetapkan KPU. Kalau hanya berdasarkan hitung cepat, belum bisa dijadikan landasan untuk menyebut suatu pihak menang ataupun kalah,” tegas Yenli.

Penetapan pemenang Pilpres di Kota Pagaralam sambung Yenli dilakukan dalam rapat pleno terbuka penghitungan suara yang InsyaAllah akan dilakukan KPU Pagaralam pada 16 Juli mendatang.

Belum,Temukan Dugaan Pelanggaran

Walaupun sudah meninjau seluruh TPS di seluruh Kota Pagaralam, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pagaralam belum menemukan dugaan pelanggaran selama berlangsungnya proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS maupun di tingkat PPS. “Seluruh tim mulai sudah berkeliling, namun untuk sementara ini kita belum menemukan dugaan kecurangan ataupun pelanggaran,” kata Ketua Panwaslu Kota Pagaralam Sahlan SH. (11/CE-V)

Previous Kejar Penyelesaian Pembebasan Lahan
Next Romi Herton dan Istri Resmi Ditahan