Rapat Paripurna ‘Molor’, Anggota Dewa Nyaris Baku Hantam


Foto : Oyong/Pagaralam Pos
MOLOR : Suasana di ruang Paripurna DPRD Kota Pagaralam sepi, setelah rapat paripurna molor.

PAGARALAM POS, Musi Rawas – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas (Mura), dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan penetapan keputusan DPRD Kabupaten Musi Rawas tentang rencana program pembentukan peraturan daerah kabupaten Musi Rawas tahun anggara 2019, pukul 11.00 WIB, bertempat diruang paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas “Molor”, Selasa (7/5).




Mengenai ketidak jelasan molornya rapat paripuna ini, membuat banyak peserta rapat meninggalkan tempat, karena hingga pukul 14.00 WIB, rapat paripurna tersebut belum juga dimulai.




Seperti yang dikatakan salah satu tamu yang enggan disebutkan namanya, dirinya mulai merasa suntuk karena sudah menunggu terlalu lama, ditambah lagi sekarang puasa. “Kalau keterangan yang saya dapat katanya paripurna belum dimulai karena menunggu bapak Bupati. Tapi sekarang sudah hampir jam 2 siang, yang ditunggu belum juga datang,” katanya.




Sementara itu, ditengah kesuntukan menunggu rapat paripurna yang tidak ada kejelasan kapan dimulai, terlihat pemandangan yang sedikit menggelitik, dimana dua anggota DPRD Kabupaten Mura nyaris baku hantam didalam ruang rapat.




Kejadian yang melibatkan Samsul Bahri dari fraksi Golkar, dan Siswantora dari fraksi Demokrat diduga karena ketersinggungan mengenai jumlah suara pada pilihan beberapa waktu yang lalu. Karena Siswantora sempat melontarkan ucapan “Gara-gara pleno, aku yang disalahkan”.
Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan beberapa anggota dewan melerai dan mengasingkan Siswantora dari ruang rapat paripurna. Sampai berita ini diterbitkan, tidak ada yang mau angkat bicara mengenai keributan yang melibatkan wakil rakyat tersebut. (mg03)

Previous Pleno KPU Empat Lawang Dialihkan ke Provinsi
Next Jamin Makmin Tetap Higienis, Intruksikan Dinkes Awasi Makmin