Pupuk Subsidi Kosong di Pengecer


PAGARALAM POS, Pagaralam – Stok pupuk subsidi di tingkat pengecer yang ada di Kota Pagaralam mengalami kekosongan. Tak pelak, kondisi ini membuat cemas sejumlah petani, terutama untuk memulai musim tanam yang saat ini sudah dilakukan di sejumlah wilayah kecamatan.

Pantauan di lapangan, pupuk subsidi yang saat ini sulit didapat diantaranya, urea, SP36, NPK Phonska, dan ZA. Petani tentunya sangat mengharapkan pupuk dibeli dengan harga terjangkau.

Bet (31), salahsatu petani di Muara Siban mengaku, sangat kesulitan mendapatkan pupuk dengan harga murah (pupuk subsidi, red), sebab di beberapa pengecer banyak yang kosong, yang ada hanya pupuk nonsubsidi namun harganya sangat mahal.

Salahsatu pengecer di kawasan Pasar Dempo Permai, Syarifudin (64) membenarkan petani keberatan membeli pupuk nonsubsidi, padahal sangat penting untuk melakukan proses tanam. Seperti, Urea (putih), HCL, dan Mutiara yang harganya memang jauh lebih mahal, yakni hampir 3 kali lipat dari harga pupuk yang bersubsidi.

Menanggapi kondisi yang ada, Kepala Dinas Pangan dan Hortikultura Kota Pagaralam Jumaldi Jani SP didampingi Kabid PLA dan Sarana dan Prasarana Rahmawati SP melalui Kasi Pupuk dan Pestisida Erizon SP mengungkapkan, di awal tahun ini belum ada pendistribusian pupuk dari distributor ke pengecer, sehingga pupuk subsidi belum tersedia untuk memenuhi kebutuhan kelompok tani. “Hal ini disebabkan, rekap permintaan pupuk berdasarkan usulan petani yang ditampung melalui rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) belum 100 persen kita terima, sehingga belum bisa dilakukan pendistribusian ke pengecer untuk melayani penebusan dari kelompok tani,” pungkasnya. (mg01/06/CE-V)

Previous Tak Sesuai RAB, Pengembang Di-Blacklist
Next Rumah Tangga Miskin Bakal Terima Dana PKH