Pungli SPJ di Disdik Kembali Mencuat


EMPAT LAWANG – Praktek pungutan liar dalam pelaporan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) tentang Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana-dana lainnya di Bidang Sarana dan Prasarana (Sanpras) Dinas Pendidikan (Disdik) kembali mencuat. Kali ini, salahsatu Kepala Sekolah (Kasek) di Tebing Tinggi mengaku, dipaksa memberikan Rp.6 Juta untuk setiap pembuatan SPJ. “Yang buat itu pihak Sanpras, kalau kami yang buat pasti ditolak,” katanya kepada wartawan. Menurutnya, SPJ Sekolah miliknya pun hingga kini belum ada, padahal itu merupakan SPJ Tahun 2012. “SPJ 2012 belum ada, saya juga bingung,” tuturnya. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Empat Lawang, H. Fadilah Marik mengaku belum mengetahui hal itu, sehingga ia tidak ingin berandai-andai. “Saya tidak bisa menjawabnya sekarang, harus saya tanya dulu,” kata dia. Fadilah menyampaikan, minggu ini juga Ia akan menanyakan tentang hal itu kepada Bidang Sanpras, khususnya yang bersangkutan. “Senin akan saya tanyakan,” ujarnya. Ia menjelaskan, saat ini Disdik memang tengah mengalami banyak tudingan, termasuk masalah dana talangan dari Wali murid untuk Dana keberangkatan Mahasiswa Management Science of University (MSU). “Dulu itu hanya talangan dari wali murid, karena APBD Perubahan belum cair, jadi tidak bisa kita menuduh sembarangan,” ujarnya. Dia berharap, semua Kepala Sekolah bisa lebih kooperatif untuk melaporkan apa-apa yang menjadi permasalahan di Disdik setiap bidang. “Saya sudah tanyakan dengan kepala sekolah, apa saja masalah yang dihadapi, jadi saya harap mereka bisa mengkoordinasikanya,” pungkasnya. (07/CE-V)

Previous Chikungunya Kembali Hantui Warga
Next Panwaslu Bakal Tertibkan APK Liar