Puluhan Warga “Curhat” Ke Dewan


Foto : Heru/Pagaralam Pos
TANGGAPU : Ketua Komisi 1 DPRD Lahat, Nizaruddin saat menanggapi curhatan warga, Selasa (15/9).

*Pertanyakan Soal Alokasi Dana BLT
PAGARALAM POS, Lahat
– Puluhan warga mengatasnamakan Forum Masyarakat Sukajadi (Formas), asal Desa Sukajadi, Kecamatan Pseksu, Kabupaten Lahat, Selasa (15/9), sekitar pukul 09.15 WIB, nekat geruduk gedung DPRD Lahat. Warga curhat terkait ketidak beresannya mekanisme alokasi dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) diwilayahnya.

Armando selaku koordinator aksi mengatakan, bahwasanya dana BLT yang diterima masyarakat Sukajadi tersalurkan tidak transfaran. Dari total jumlah penduduk 428 KK, hanya 10 Kepala Keluarga (KK) yang menerimanya. “Saat pendataan ada 50 KK yang berhak menerima bantuan BLT, kemana sisa jatah 40 KK lagi itu,” kata Armando, di depan Gedung DPRD Lahat, Selasa (15/9).

Keluhan warga akhirnya ditanggapi oleh Ketua Komisi 1 DPRD Lahat, Nizaruddin SH. Ia menilai, permasalahan ini baru mencuat, ketika dana BLT tahap ke 6 selesai dibagikan kepada 10 warga penerimanya. Ditambah menurut pengakuan warga, sisa Dana Desa (DD, red) tinggal 15 persen lagi. Apabila memungkinkan, solusinya bisa dialokasikan di program padat karya tunai.”Panggil Kades, minta klarifikasinya berapa lagi sisa dana desa, cari solusinya agar persoalan ini tidak menjadi konflik berkepanjangan. Sebenarnya, itu tinggal kebijakan dari Kades sendiri kok,” tegas Nizaruddin.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lahat, Ekman Mulyadi SSos, melalui Kabid Otdes dan Aset Desa, Yanuarsyah menerangkan, untuk kasus Desa Sukajadi ini baru pertama kali terjadi di jagat Lahat. Biasanya, hal-hal serupa bergejolak saat pembagian tahap 1 atau 2. “Desa lain baru tahap berapa, ini malah pembagian BLT tahap ke 6 telah selesai. Sementara kita akan berkoordinasi dulu dengan DPMD Provinsi Sumsel, apakah masih bisa memungkinkan diberikan bantuan atau tidak,” terangnya. (her18)

Previous Versi Pesan PWI Tidak Terpecah
Next UMKM Jangan Hanya di Promosi, Tapi Juga Dimodali