Puluhan Pelaku IRTP Ikuti Pelatihan


Foto : Adi/Pagaralam Pos
PELATIHAN : Puluhan Pelaku IRTP ketika mengikuti pelatihan

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Puluhan Pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP), yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Empat Lawang, mengikuti pelatihan peningkatan pengawasan keamanan pangan dan bahan berbahaya, yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang di Aula Hotel Zulian Transit Tebing Tinggi, Rabu (27/11). Pelatihan ini sendiri, menghadirkan narasumber utama dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sumsel dan sejumlah nara sumber lain yang berkompeten di bidangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Sulni melalui Sekretaris Dinas (Sekdin) Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Wiwik Supriantini mengatakan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan para pelaku industri rumah tangga, dapat memiliki pengetahuan prinsip-prinsip dasar keamanan pangan dalam menerapkan dasar produksi pangan yang baik, agar dapat menghasilkan produk pangan yang baik dan bermutu sesuai dengan tuntutan konsumen. “Di kegiatan ini juga, para pelaku industri rumah tangga pangan mendapatkan pengetahuan panduan mendapatkan sertifikat produksi pangan industri rumah tangga, sebagai syarat produksi pangan yang baik pada industri rumah tangga,” paparnya.




Untuk itu, Wiwik berharap agar para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, dengan harapan para pelaku IRTP dapat memahami arti penting pada kegiatan ini. “Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat diambil manfaatnya dan saya ucapkan banyak terima kasih atas kerjasamanya, karena sudah berkenan datang dan mengikuti kegiatan ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Deri Kurniawan mengatakan, sertifikat produksi pangan industri rumah tangga mempunyai arti penting bagi IRTP. “Kegiatan ini baru pertama kali kita laksanakan dan sebelumnya sudah sering kita rencanakan, namun karena keterbatasan anggaran, kegiatan ini baru dapat kita laksanakan pada saat ini,” katanya. (07)

Previous Cik Ujang: Perusahaan Harusnya Malu
Next "Sugeng" Perkara Korupsi di Lahat Masih Penyelidikan