PPK dan PPS Ikuti Bimtek PDP


Foto : Vilkodri/Pagaralam Pos
BIMTEK : Terlihat PPK dan PPS se-Kabupaten Muratara, ketika mengikuti Bimtek PDP yang di selenggarakan oleh KPU

PAGARALAM POS, Muratara – Guna untuk pemuktahiran data Pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Panitia Pemilihaan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Se-Kabupaten. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula gedung Siti Rahma, Kecamatan Rupit, kemarin, dihadiri oleh para Komisioner dan diikuti oleh seluruh peserta undangan.

Ketua KPU Muratara, Agus Maryanto menyampaikan, bahwa kegiatan Bimtek yang diikuti PPK dan PPS, untuk membahas terkait bagaimana tugasnya dilapangan saat melakukan pemutahiran data pemilih. “Kegiatan ini diikuti oleh PPK se-Kecamatan, yang juga terdiri dari Ketua dan anggota PPS. Sehingga dari keseluruhan berjumlah 190an orang. Dan mereka (PPK dan PPS, red), nanti Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) akan bertugas dari tanggal 15 juli sampai tanggal 13 Agustus mendatang,” jelasnya.

Lanjut Agus, terkait Pencocokan dan Penelitian (Coklit) tentang bagaimana tata cara untuk pemuktahiran data, Ia mengatakan bahwa hal tersebut akan dilandaskan berdasar PKPU nomor 19 tahun 2019, yang dijelaskan tiga materi penting untuk dipahami oleh PPK, PPS dan PPDP tersebut. “Nanti setelah dilakukan Bimtek ini, mereka juga akan memberikan arahan kepada PPDP,” ujarnya.

Agus juga menjelaskan, terkait verifikasi faktual yang dilakukan oleh para PPS, pada saat ini sudah mencapai sekitar 96 persen pencapaian. Dan dari capaian itu rata-rata para petugas tidak menemukan Kordinator Desa (Kordes), sehingga yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut. “Sebagian besar Desa sudah banyak yang dilakukan verifikasi, nanti jika sampai batas akhir, yang bersangkutan belum juga bisa dihadirkan, maka bisa saja di TMS kan karena pada saat tanggal akhir, semua proses akan dilakukan di A5 KWK,” katanya.

Sementara Komisioner Heriyanto mengatakan, bahwa pada saat Coklit biasanya dalam satu rumah itu lebih dari satu KK, maka untuk penempelan stiker juga harus lebih dari satu. Dan terkait adanya penyebaran dari Virus Corona atau Covid-19, kepada PPK dan PPS Ia berpesan, di dalam melakukan tugas lapangan agar selalu waspada dan tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan. “Kepada PPK dan PPS kita juga berpesan, nanti dalam bekerja dilapangan, agar selalu ikuti anjuran protokol kesehatan, kita harus selalu waspada. Lebih baik menghindari penyakit dari pada menimbulkan masalah yang besar,” pungkasnya. (Vil23)

Previous Hujan, Jangan Jadikan Alasan Buang Sampah
Next Petani Cengkeh di Lahat Masih Bisa Tersenyum