Positif Corona Meningkat, Pemkab Swab Massal


*Kirim 319 Sample Swab
PAGARALAM POS, Empat Lawang
– Data positif corona di Kabupaten Empat Lawang terus meningkat, bahkan melonjak tembus rekor baru. Dengan jumlah penambahan sebanyak 11 orang sehinga jumlah mencapai 38 orang positif corona.
Juru bicara percepatan penanganan Covid 19 Kabupaten Empat Lawang dr Arga Sena membenarkan adanya swab massal, namun memastikan hasil laboratorium hasil swab belum keluar, sehingga dirinya belum bisa menjelaskan hasil.

Namun dr Arga memastikan sembari menunggu swab, semua peserta swab sudah di karantika mandiri. Apalagi bagi tenaga medis sudah disediakan ruang isolasi khusus, karena tidak memungkinkan karantina di rumah. “Sampai hasil swab keluar, mereka terus dipantau dan isolasi,” kata dr Erga.

Mengenai jumlah swab massal, dr Arga belum dapat memastikan karena diluar kewenangannya, namun dr Arga meminta wartawan melakukan konfirmasi ke Dinas Kesehatan yang benar benar bertugas mengantar sample swab tadi, namun sayang handphone tidak aktif. “Yang jelas mayoritas Screening pegawai RSUD,” kata dr Arga.

Direktur RSUD Empat Lawang dr Devi Adriani menjelaskan jumlah sawab sebanyak 319 dan mengakui mayoritas Nakes RSUD Empat Lawang. Namun pihaknya memastikan pelayanan di RSUD tetap berjalan, hanya saja mengenakan protokol kesehatan yang diperketat. “Alhamdulillah pelayanaan tidak tergangu, mereka yang positif kita siapkan ruang khusus,” jelasnya.
Diketahui sebelumnya bahwa, sebuah rekor buruk penambahan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid 19, terjadi di Kabupaten Empat Lawang. Rabu (30/9), sebanyak 11 orang dinyatakan positif Covid 19.

Mayoritas pasien tersebut berasal dari Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSUD Empat Lawang. Salah satunya, merupakan dokter spesialis. Dari 11 orang yang dinyatakan positif Covid 19 tersebut, sebanyak 8 orang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien 24.

Sementara, Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad mengatakan, dengan adanya penambahan kasus positif yang cukup banyak, dirinya meminta tim gugus tugas untuk memperketat kedisplinan dalam penerapan protokol kesehatan. “Kita akan rapat terlebih dahulu apakah nanti akan Work From Home (WFH) lagi, atau yang masuk bekerja di kantor hanya ada orang orang penting saja, yang jelas Saya sudah mengeluarkan peraturan untuk tidak mengadakan hajatan, dan kembali menerapkan belajar di rumah bagi siswa sekabupaten sebagai langkah tegas kita,” ucap Joncik.

Joncik juga menjelaskan, kalau virus Corona itu nyata, jadi diharapkan baik masyarakat dan pejabat di lingkungan Pemkab untuk berhati-hati dalam beraktivitas di luar rumah. “Hati-hati dan jaga kesehatan karena Corona itu ada, apalagi bagi masyarakat yang daerahnya saat ini sudah ada yang terkonfirmasi positif,” tegasnya. (Ac07)

Previous Kankemenag Berikan Imbauan
Next Nelayan Dapat Jatah Konversi BBM ke BBG