Polsek Rawas Ilir Ringkus Empat Bandit Curas


Foto : Oyong/Pagaralam Pos
AMANKAN : Empat tersanka curas yang berhasil diamankan petugas.

Dua Pelaku Miliki Ilmu Kebal dan Bersenpi

PAGARALAM POS, Muratara – Kurun waktu satu minggu aparat Unit Reskrim Polsek Rawas Ilir berhasil menangkap empat tersangka pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan delapan laporan polisi.




Dua tersangka diantaranya memiliki ilmu kebal dan menggunakan Senjata Api Rakitan (Senpira) disetiap aksinya. Keempat tersangka yakni, Roma Irama (32) warga Desa Pauh Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara. DPO pencurian dengan kekerasan (Curas) di PT Bara Sentosa Lestari (BSL) perusahaan batubara dan tercatat di lima laporan polisi yaitu
LP/B- /V/2017/Sumsel/mura/Rwi tanggal 5 Mei 2017; LP/B- /X/2017/Sumsel/mura/Rwi tanggal 20 Oktober 2017; LP/B-12/I/2018/Sumsel/mura/Rwi tanggal 12 Januari 2018; LP/B- 33/IV/2019/Sumsel/mura/Rwi tanggal 26 April 2019; dan LP/B- 36/V/2019/Sumsel/mura/Rwi tanggal 01 Mei 2019.




Saat hendak ditangkap tersangka melakukan perlawanan dengan kabur ke Jalan Holing PT Gorbi desa Mekar Sari Kecamatan Rawasi Ilir. Rabu (22/5) sekira pukul 10.00 WIB. Akhirnya polisi mengeluarkan tembakan peringatan tiga kali menghentikan pelarian tersangka. Namun, tidak diindahkan sehingga dilumpuhkan dengan timah panas saat sedang berlari hingga mengenai rahang kiri.




Selanjutnya, tersangka Asep Irama (23), warga Desa Mekar Sari Kecamatan Rawas Ilir, melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) bersama rekannya Roma (DPO) terhadap korban Dahlan warga Mess PT Lonsum Tirta Agung Estate Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Selasa (30/4) sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan PT Gorbi Desa Air Bening Kecamatan Rawas Ilir.




Korban dirampok menggunakan senpira saat membawa peralatan spearpart perbaikan jaringan tower dengan menggunakan mobil DT. Lalu, tersangka Ahmad Afandi (32) dan Prio Sigit Arya (34) keduanya warga Base Camp Riam Estate PT Lonsum Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara. Melakukan aksi pengancaman menggunakan senjata api rakitan terhadap korban Hasoloan Silaban (54) warga yang sama menggunakan senpira.




Kapolres Mura, AKBP Suhendro, melalui Kapolsek Rawas Ilir, Iptu Afrinaldy, mengatakan dalam satu minggu sebanyak empat tersangka dengan delapan laporan polisi berhasil diringkus. Satu tersangka dilumpuhkan dengan timah panas karena berupaya kabur. Ditangan tersangka Roma Irama polisi mengamankan barang bukti (BB) dikantong sebelah kiri celana satu buah pirek, satu buah kartu memori, dua kartu telepon selular.




Sementara, dari tersangka Asep Irama diamankan satu unit mobil mitshubitshi single kabin warna putih dan peralatan speartpart perbaikan jaringan tower. Ditangan tersangka Ahmad Afandi dan Prio Sigit Arya diamankan satu pucuk senpira jenis revolver berwarna silver beserta enam butir amunisi dan satu pucuk senjata R Softgun berbentuk FN berwarna hitam. “Keempat tersangka merupakan DPO curas bersenpira dan meresahkan masyarakat sekitar serta pekerja perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Lonsum Riam Estate,”tegas Iptu Afrinaldy dalam press releasenya melalui Sub Bag Ops Polres Mura. Sabtu (25/5).




Menurutnya, untuk tersangka Ahmad Afandi dan Prio Sigit Arya masyarakat dan pekerja PT Lonsum Riam Estate sangat resah dengan keberadaannya. Apalagi, keduanya terkenal memiliki ilmu kebal dan memiliki padepokan gagak hitam dipemukimannya. “Pergulatan terjadi saat polisi menangkap keduanya. Berkat kesigapan polisi senpira yang dimiliki kedua tersangka telah berhasil diamankan terlebih dahulu,” katanya.




Dia menambahkan aparat kepolisian tidak memberikan toleransi kepada pelaku kejahatan seperti curas, curat dan curanmor (3C) dan kejahatan kovensional lainnya yang meresahkan dan mengancam jiwa para korbannya. “Kita tindak tegas pelaku-pelaku kejahatan tersebut. Jangan mereka seenaknya melakukan kejahatan dan menghilangkan nyawa orang,” pungkasnya. (mg03)

Previous Kendaraan Dinas "Ngilang" Bakal Ditertibkan
Next Tindak Tegas Pelaku Kejahatan