Polres Pagaralam Usut Sengketa Jalan Lapter


PAGARALAM POS, Pagaralam – Kepolisian Resort (Polres), Kota Pagaralam, mengusut kasus sengketa pembangunan jalan menuju lapangan terbang (Lapter), antara Pemerintah Kota (Pemkot) dengan warga yang mengklaim pemilik lahan, sehingga melakukan pemblokiran dan pemagaran lokasi tersebut. Demikian diungkapkan Kapolres Kota Pagaralam, AKBP Hendra Gunawan SIK MSi, kemarin.

Menurut dia, proses pemeriksaan sejumlah saksi terkait sengketa lahan pembangunan jalan menuju Lapter sudah dilakukan. “Saya minta dukungan semua pihak untuk menyelesaikan pengusutan kasus sengketa lahan lokasi pembangunan jalan antara pemerintah kota dengan warga,” kata dia.

Sambungnya, pengusutan sudah masuk pada pengumpulan barang bukti seperti batu besar yang diletakan di badan jalan dan kawat berduri. “Kita sudah kumpulkan semua barang bukti yang digunakan warga untuk menutupi badan jalan selebar 22 meter, sekitar 200 meter dari lokasi Lapter,” ungkap dia.

Lanjutnya, proses penyelesaian kasus pemblokiran jalan Lapter diharapkan akhir tahun 2015 sudah selesai, sehingga persoalan lahan ini akan ada kepastian hukum. “Pengusutan sengketa lahan jalan Lapter, dilakukan setelah adanya laporan dari pihak terkait dengan pembangunan Lapter, selain untuk menghindari konflik dan bom waktu nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati Basjuni mengatakan, proses pemblokiran jalan menuju Lapter sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian agar ada jalan penyelesainya. “Kita ingin ada kepastian hukum terkait jalan menuju lokasi Lapter, tentunya kedepan pemerintah tidak akan ada lagi kendala pembangunan kawasan tersebut,” ungkap dia.

Lanjut dia, pemerintah mempersilakan masyarakat menuntut kepastian hukum untuk menentukan pemilik sah lahan di kawasan Lapter. Sehingga tidak terkatung-katung dan menjadi bom waktu yang dapat menimbulkan sengketa berkepanjangn,” tegas Ida. (06/08/CE-V)

Previous Wako DL, PNS Berkeliaran di Jam Kerja
Next Jabatan Amanah, Jalankan Wewenang Sesuai Tupoksi