Polisi Usut Kematian Mita


Foto : Heru/Pagaralam Pos
CEK TKP : Kanit Pidsus, Ipda Chandra Kirana SH bersama anggota lakukan cek ulang TKP korban tersengat kabal listrik PLN, Kamis (16/1).

PAGARALAM POS, Lahat – Kematian Mita Julianti (35) warga desa Simpur, Kecamatan Gumai Ulu, Lahat, akibat tersengat aliran listrik dari kabal listrik milik PLN yang berada rendah dari permukaan tanah, ahad (12/1) lalu. Akhirnya diusut oleh Unit Pidana Khusus Satreskrim Polres Lahat.

Tim yang dipimpin oleh Kanit Pidsus, Ipda Chandra Kirana SH ini, kembali lakukan olah TKP lanjutan, dan pemasangan police line di sekitar lokasi tewasnya korban. Persisnya di areal kebun kopi pinggir jalan setempat. Namun kondisinya saat ini, telah dipasang tiang listrik tambahan, sehingga kabel listrik tidak lagi rendah seperti saat kejadian.
“Kasus ini masih tahap penyelidikan. Anggota Pidsus sudah kita kerahkan lakukan olah TKP ulang, dan memasang police line di lokasi kejadian,” Kapolres Lahat AKBP Irwansyah S.Ik MH CLA, melalui Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Heri Yusman, Kamis (16/1).



Sementara, pihak PLN hanya menerjunkan Dedi Markoni (45) selaku Koordinator Pelayanan Tekhnik dari pihak ketiga. Dedi mengatakan saat kejadian kabel tersebut setinggi sekitar 3 meter dari tanah, dan satu kabal lagi sekitar 2 meter dari tanah. “Mungkin korban saat kejadian memegang kayu sambil pukul-pukul kabal. Kabal ini jadi rendah karena ada longsor,” kata Dedi.

Sebelumnya, pihak ruang jenazah RSUD Lahat telah menyatakan, korban Mita tewas mengalami luka bakar akibat tesentrum dibagian tangan, muka, dan kaki. Keterangan saksi, kabel PLN tersebut telah menjuntai sekitar 1 meter dari tanah. (her18)

Previous Singkronkan Program Kerja, Gelar Rapat Kolaborasi
Next Disperindag Siapkan 240 Lapak PKL Liar