Pilih Baru atau yang Lama, Keputusan Akhir di Tangan Masyarakat


Foto: Pidi/Pagaralam Pos
CALON PEMIMPIN: Enam Paslon Wako dan Wawako Pagaralam fose bersama usai mengikuti rapat pleno di aula SDN 74 Gunung Gare.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Kontestan Pilkada Pagaralam 2018 lumayan banyak. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam menetapkan enam Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam sebagai peserta Pilkada 2018, kemarin (12/2).




Enam Paslon inilah yang akan ‘berebut’ kuasa di Tanah Besemah. Keputusan akhir ada di tangan masyarakat, mau memilih petahana atau ‘penantang’. Enam Paslon ditetapkan KPU ini, Ludi Oliansyah ST- Drs HA Fachri MM (LA), dr Hj ida Fitriati MKes-Ir Armansah MM (IdaMan), Alpian Maskoni SH-Muhammad Fadli SE (Alfad), Ir Gunawan MT-Febrianto SSi MH (Gun-Febri), dan Hermanto SH MSi-Ir Musabaqo (HM). Mereka ditetapkan dalam rapat pleno terbuka yang digelar di Aula Serbaguna SDN 74 Pagaralam kawasan Gunung Gare.




Paslon IdaMan, Alfad dan Gun-Febri maju lewat jalur dukungan partai. Idaman diusung koalisi Golkar, PDI P, PBB, Hanura, PPP dan Perindo. Alfad koalisi PKB dan Nasdem. Sedangkan Gun-Febri diusung koalisi Gerindra, PKS, Demokrat dan PAN.




Sedangkan Paslon NS, LA dan HM maju lewat jalur perseorangan. Jalur ini berupa dukungan dari warga yang dibuktikan dengan surat pernyataan dilampiri fotokopi Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Surat Keterangan (Suket) domisili. Paslon NS mengantongi sebanyak 14.870 dukungan. Sedangkan Paslon LA mengantongi sebanyak 12.197 dukungan. Adapun Paslon HM mengantongi dukungan sebanyak 13.628.




Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi SE MSi menyatakan, enam Paslon itu sudah memenuhi syarat pencalonan dan calon. Syarat pencalonan untuk jalur dukungan Parpol berupa keabsahan surat keputusan dari Parpol pengusung. Adapun syarat pencalonan untuk Paslon perseorang berupa pernyataan dukungan yang dilampiri fotokopi KTP-el maupun Suket.




Sedangkan syarat calon berupa surat pernyataan, dan dokumen administrasi yang dikeluarkan berbagai instansi. Syarat pencalonan dan calon ini kemudian diverifikasi administrasi, faktual, serta pengecekan keabasahan. “Semuanya lengkap dan memenuhi syarat,” ujar Hendri SE, Komisioner Divisi Hukum, usai rapat pleno terbuka. (11)

Previous Paslon Wajib Tahu, Dilarang Gunakan Uang, SARA dan Sembako !
Next Terjawab Sudah, LA Bukan Calon ‘Uculan’ dan Mecah Suara