Petugas Datang, 4 Panti Pijat Sudah Kosong


Foto : Ist For Pagaralam Pos
PERIKSA : Petugas saat memeriksa izin salah satu panti pijat, Sabtu (30/11

PAGARALAM POS, Lahat – Ratusan botol miras berbagai merek, kembali disita di sejumlah warung klontong di Kota Lahat. Kendati belum diketahui jelas siapa dan darimana miras tersebut berasal, Sekda Lahat H Januarsyah Hambali menegaskan, akan memberi tindakan tegas bagi pemilik warung jika kembali menjual miras.”Ini perlu ada tindakan tegas, (tipiring, red). Boleh menjual miras, asalkan berizin, seperti di Hotel Bintang Tiga. Itu juga bukan miras oplosan,” ujar Januarsyah, disela pimpin razia cipta kondisi bersama Sat Pol PP, Kodim 0405, Subdenpom, dan Polres Lahat, Sabtu Malam (30/11).




Selain menyisiri warung-warung klontong penjual miras, Januarsyah juga melakukan razia disejumlah panti pijat. Sembari mengecek izin operasional dan aktivitas panti pijat. Mengingat dari laporan, ada sejumlah panti pijat yang dijadikan tempat berbuat mesum. “Kalau memang tidak berizin, tutup saja. Pemilik usaha juga harus sesuai dengan izin yang diajukan, meliputi izin usaha dan identitas diri tiap terapis,” sampainya.

Sementara, Kasat Pol PP Lahat, Pauzan Khoiri menerangkan, operasi kali ini berhasil mengamankan 111 botol miras. Saat ini pihaknya masih memberikan shock terapi dahulu. Namun ke depan, sesuai arahan Pak Sekda, akan dikenakan tindak pidana ringan (Tipiring) bila masih membandel. “Untuk empat panti pijat, saat kita datangi sudah kosong. Diduga razia bocor. Untuk miras yang disita, akan dimusnakan pada akhir tahun nanti,” terang Fauzan. (her18)

Previous PKL Antusias Ikuti Sosialisasi Kios dan Lapak
Next Ustad Alumni Mesir Gerebek Warga GTP