Petani Tewas Disambar Kereta Api


Foto : Ist/Pagaralam Pos Terkapar : Korban Jahri (ditutup kain) terkapar meregang nyawa di pinggir jalan perlintasan kereta api.
Foto : Ist/Pagaralam Pos
Terkapar : Korban Jahri (ditutup kain) terkapar meregang nyawa di pinggir jalan perlintasan kereta api.

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Nahas dialami Jahri (75) warga Desa Sawah, Kecamatan Saling, dia ditemukan sudah meregang nyawa di pinggir jalan perlintasan Kereta Api (KA) diwilayah Desa Sawah, Kecamatan Saling, Sabtu (28/5) sekitar pukul15.00 WIB.

Diduga korban yang bekerja sebagai petani ini tewas disambar kereta api yang sedang melintas. Korban pertama kali ditemukan oleh Novi (13) seorang pelajar warga setempat yang hendak membuang sampah di pinggir jalan perlintasan kereta api. Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan mengalami luka di bagian kepala yang cukup parah.

Informasi dihimpun, korban mengalami gangguan pendengaran, sebelum kejadian, ia dari kebun hendak pulang ke rumah. “Diduga korban disambar kereta api, karena tidak ada yang melihat kejadiannya,” ujar Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasat Reskrim, AKP Nanang Supriatna ketika dikonfirmasi tadi malam.

Sementara itu, Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Tebing Tinggi, Heri mengaku belum mengetahui kejadian tersebut. “Belum tahu, saya baru pulang main bola ini. Kalau di daerah Saling, Stasiun Saling yang menangani,” ujarnya.

Korban, kata Herizal, diduga disenggol kereta api barang dari belakang dari arah Tebing Tinggi menuju ke Lubuklinggau dan korban ini habis pulang dari kebun. “Menurut Informasi pihak kereta api sudah melapor ke Stasiun Muara Saling dan nanti kita akan cek ke sana untuk meminta kejelasannya,” tukasnya. (07)

#baca berita selengkapnya…terbit 30 mei 2016#

Previous Tradisi Hukum Adat, SAD Tempuh Perjalanan 3 Bulan
Next Narkolema, Lebih Berbahaya dari Kecanduan Narkotika