Petani Tewas Diduga Kuat Diterkam Harimau


Foto : ist DIEVAKUASI : Jenazah Harianto dilakukan evakuasi oleh tim gabungan.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Konflik harimau-si raja hutan- dengan manusia tak terelakkan. Seorang petani diduga kuat tewas karena diterkam harimau. Suasana Dusun Tebat Benawa, Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan, kemarin (5/12), sekitar pukul 15.00 WIB nampak ramai. Beberapa saat sebelumnya, sebuah mobil ambulance ke luar dari dalam dusun ini.

Mobil tersebut mengangkut jenazah Yudiansah Harianto (40), warga Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat. Ia ditemukan tewas di kebunnya di Bukit Tapak Tiga, berjarak sekira 12 Km dari Dusun Tebat Benawa. Diduga kuat Yanto tewas lantaran diterkam harimau sumatera.




Budiono, ketua masyarakat Adat Dusun Tebat Benawa mengatakan, ihwal penemuan jenazah Yanto terjadi pada pukul 10.00 WIB. Saat itu, Dusun Tebat Benawa heboh lantaran ada seorang kerabat Yanto hilir mudik di dusun. Mereka mencari Yanto yang tak pulang-pulang sejak Senin lalu (2/12). “Katanya Yanto tak pulang selama tiga hari,” ujarnya ketika ditemui Pagaralam Pos di kediamannya.

Sejak itulah pencarian terhadap Yanto dilakukan. Pencarian difokuskan pada kebun Yanto di Bukit Tapak Tiga. Pencarian ini melibatkan anggota kepolisian, TNI, BKSDA, KPH Dempo, Polhut, serta masyarakat setempat. Jenazah Yanto ditemukan tak jauh dari pondoknya. Saat ditemukan, tubuh Yanto nyaris tak berbentuk lagi.




Evakuasi pun dilakukan. Jenazah Yanto dimasukkan ke dalam kantong lalu dinaikkan ke sepeda motor untuk kemudian dibawa ke Dusun Tebat Benawa. Pihak keluarga membenarkan bila jenazah itu adalah Yanto. Ini diketahui dari dompet yang berisi KTP dan surat jual beli tanah. “Yanto ini dicari karena tak pulang saat mertuanya meninggal,” ujar Herdiansyah salahseorang keluarga Yanto. (Atg06/Cg09/Ed10/Pid11/Do19/Dev12/Tom14)

Previous KPU Segera Lelang Berkas dan Dokumen Pemilu
Next Ingatkan Masyarakat Tidak Berada di Habitat Harimau