Periksa Kesehatan Hewan Qurban





PAGARALAM POS, Pagaralam – Pemotongan hewan qurban tinggal beberapa hari lagi, Pemrintah Kota Pagaralam melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kota Pagaralam tetap inten mengawasi hewan yang masuk ke Pagaralam.

Walikota Pagaralam dr Hj Ida Fitrati Mkes mengatakan, diharapkan kepada masyarakat Pagaralam hendaknya teliti dahulu sebelum membeli hewan kurban harus memenuhi persyaratan berkurban diantaranya, hewan harus cukup umur, sehat tidak cacat.
“Berharap tahun ini semangat berkurban umat muslim khususnya di Kota pagaralam lebih meningkat dari tahun sebelumnya, selain itu kita juga semua mendoakan kepada seluruh jemaah calon haji Kota Pagaralam semoga menjalankan tahapan ibadah haji dapat dilaksanakan dengan lancar dan menjadi haji mabrur,” katanya.




Kepala Disnakan Kota Pagaralam Drs Isa Al Basyarah Msi melalui Kabid Peternakan, Tugas SP mengatakan, mendekati hari raya Idul Adha, pasokan hewan qurban terus bertambah, Dia juga tak menampik, perihal adanya temuan penyakit baru pada hewan qurban, yakni orf atau bernama latin ecthyma contagiosa , bahwa dirinya sudah mendapat informasinya. “Sejauh ini belum ada temuan hewan qurban yang masuk ke Pagaralam terkena penyakit dimaksud,” ujar dia.

Termasuk, penyakit yang menyerang kuku dan mulut, penyakit menular lainnya seperti SE atau septinia epizoonica, hingga antrax. Hingga hari ini (kemarin, red) masih dilakukan pengawasan terhadap hewan qurban baik sapi, kambing ataupun kerbau yang baru masuk untuk diqurbankan.
“Sebagian besar, hewan yang akan disembelih ini didatangkan dari Lampung, dan Manak. oleh karenanya pengawasannya perlu seoprimal mungkin jangan sampai ada,” ujar dia seraya menyebutkan terdata hewan qurban sekitar 482 ekor sapi dua ekor diantaranya kerbau dan 740 ekor kambing.




Sapi, kambing atau kerbau yang baru didatangkan dari luar akan dilakukan pemeriksaan cek kesehatannya. Tak lain , layak atau tidak untuk disembelih pada hari rauya qurban. “Kita juga mengimbau untuk kelayakan hewan qurban tidak semata dari kesehatannya namun juga usia layak untuk qurban paling tidak sapi berumur dua tahun yang ditandai dengan kondisi gigi,” beber Tugas. (06/08)

Previous Pagaralam Siap Bangun PLTA 30 MW
Next Kotak dan Bilik Suara Siap Digunakan