Perhatikan 3R


LAHAT – Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Lahat, Ir HA Setya Budhie Msi mengatakan, tentunya dalam pengelolaan sampah dimulai dari diri sendiri dengan memperhatikan 3 R (Reduce, Reuse, Recycle), sehingga menjadi produk bermanfaat dan memiliki nilai jual tinggi.

“Tentunya konsentrasi dalam pengelolaan serta pemilahan sampah organik dan anorganik untuk disulap menjadi produk bermanfaat, pastinya tidak mudah, dibutuhkan peralatan maupun sarana serta prasarana,” katanya.

Apabila pengelolaan dan pemilahan sampah ini berjalan sesuai dengan harapan, tentunya produk yang didapat menghasilkan rupiah, sehingga sedikit banyaknya berdampak pada pendapatan. “Dalam penyeleksian sampah organik harus bertahap, dikelola dengan diletakkan pada kotak khusus, sehingga dapat dimanfaatkan sebaik mungkin serta menghasilkan rupiah,” ungkap HA Setya Budhie.

HA Setya Budhie menambahkan, salah satu contonya dalam pengelolaan dan pemilahan sampah yakni, SMAN Unggulan 4, berhasil menerima penghargaan Adiwiyata berbasis sekolah peduli lingkungan tingkat Nasional. “Ini menunjukan, bahwasanya sampah tersebut dapat dikelola, dan memang mendapatkn penghargaan tersebut tidaklah mudah, beberapa kali telah diusulkan, alhamdulillah tahun ini Kabupaten Lahat melalui SMAN Unggulan 4 menerimanya,” terangnya lugas.

Dengan demikian, sambung dia, hal tersebut akan mengurangi volume sampah yang dihasilkan dari sampah rumah tangga yang setiap hari diangkut kendaraan menuju tempat pembuangan akhir (TPA). “Untuk Kota Lahat sendiri, setiap harinya menghasilkan 70 ton dihasilkan dari pemukiman, pasar dan lain sebagainya, serta angkut hingga mencaoai 14-15 truk menuju TPA. Dengan adanya program disebutkan diatas, pastinya volume sampah dengan sendirinya akan berkurang,” pungkas HA Setya Budhie. (23/jpnn)

Previous Besok, Grand Final PWP 2013 Digelar
Next HBA Diisukan Digiring ke KPK