Pemilih Berbondong-bondong Melapor


Foto: Dok/Pagaralam Pos
PILIH LANGSUNG: Suasana pemungutan suara di sebuah TPS di Pilkada 27 Juni lalu.

GMHP Menuai Respon
PAGARALAM POS, Pagaralam – Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) yang digaungkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menuai respon. Warga Pagaralam mulai berbondong-bondong melapor supaya namanya dicatat sebagai pemilih di Pemilu 2019.




Komisioner KPU Kota Pagaralam Divisi Program dan Data, Rahmat Qori Setiawan Amd mengatakan respon warga Pagaralam terhadap GMHP cukup tinggi. Buktinya disebutkannya, sudah warga Pagaralam yang melapor ke Posko GMHP di kelurahan. “Di Kelurahan Beringin Jaya itu ada 35 orang yang melapor. Lalu di Kelurahan Gunung Dempo ada kurang lebih 11 orang yang melapor,” ucap Qori, ketika ditemui Pagaralam Pos di kantor KPU kemarin (9/10).




Menurut Qori, warga di dua kelurahan itu melapor karena namanya tidak masuk ke Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP). Padahal katanya, warga itu telah memenuhi syarat sebagai pemilih, dibuktikan dengan memiliki KTP-elektronik. Terhadap laporan ini, lanjut Qori, pihaknya telah menginstruksikan PPS untuk memasukkan nama pelapor itu ke DPTHP. “Langsung dieksekusi,” tuturnya.




Qori memperkirakan masih ada warga Pagaralam yang bakal melapor ke Posko GMHP yang berdiri di kelurahan, kecamatan maupun di KPU. Ia memastikan pihaknya siap untuk melayani laporan tersebut. Selagi memenuhi syarat katanya, warga Pagaralam tersebut akan dipastikan akan dimasukkan ke dalam DPTHP. “Namanya juga gerakan melindungi hak pilih. Yang memenuhi syarat ya mesti dicatat,” ucapnya lagi.




Qori menambahkan, pada 17 Oktober nanti akan diadakan deklarasi GMHP secara serentak di seluruh Indonesia. Dalam deklarasi inilah pihaknya akan mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama mencermati data pemilih yang telah disebar KPU di kantor-kantor kelurahan maupun desa. “Harapan kami, kalau ada yang belum masuk silakan dilaporkan. Yang meninggal dan pindah juga dilaporkan,” ucapnya.




Dengan demikian, Qori menjelaskan, DPTHP Pemilu 2019 benar-benar akurat. Tidak ada warga Pagaralam yang telah memenuhi syarat tapi tidak tercantum dalam DPTHP. “Semangat GMHP ini adalah untuk menyempurnakan data pemilih,” imbuhnya.




Sebelumnya Ketua Bawaslu Kota Pagaralam, Edy Budi Ahmadi SE meminta KPU untuk menyempurnakan data pemilih yang sebaik-baiknya. Ia berharap tidak ada warga Pagaralam yang telah memenuhi syarat tapi belum tercatat di daftar pemilih Pemilu 2019. (11/CE-V)

Previous Polres-PWI Himpun Dana Korban Palu
Next Efisiensi dan Kelola Anggaran Tepat Guna