Pemekaran Sumsel Barat Masih “Diintip”


Foto : Heru/Pagaralam Pos
AUDIENSI : Tim Presedium Pemekaran Sumsel Barat saat audensi bersama DPRD Lahat, Selasa (21/7).

PAGARALAM POS, Lahat – Rencana pemekaran Provinsi Sumsel Barat, terus bergulir. Presedium Pemekaran Sumsel Barat pun menggaku telah mendatangi tujuh dari delapan Kabupaten/Kota yang akan jadi wilayah Sumsel Barat. Bahkan, setiap Kabupaten/Kota menyambut baik pemisahan dari Sumsel tersebut. “Alhamdulillah, dari tujuh Kabupaten/Kota yang sudah kami datangi, semuanya merespon positif, kecuali Muratara belum kita datangi,” kata Sekretaris Presedium Pemekaran Sumsel Barat, Hazairin Hanafiah, saat audensi ke DPRD Lahat, Selasa (21/7).

Hazairin yang merupakan mantan Ketua DPRD Lahat mengatakan, Presedium Pemekaran Sumsel Barat terbentuk 1 Desember 2019 lalu. Mantan Walikota Pagaralam, Djazuli Kuris ditunjuk sebagai Ketua Presedium. Saat ini moratorium DOB belum dibuka oleh pemerintah pusat.
Namun, usulan harus diusulkan, saat moratorium dibuka, usulan sudah masuk. “Ada yang mempermasalahkan moratorium. Kita ini ngimbang (ngintip, red), kalau Papua dibuka, kita sudah masuk. Tapi kalau Papua sudah masuk, kita baru akan mengusulkan, ketinggalan. Perjuangan ini masih panjang, mungkin setahun dua tahun kedepan. Kenapa masih panjang, karena masih memerlukan dukungan masyarakat,” bebernya.

Lanjut Hazairin, delapan Kabupaten/Kota yang masuk dalam Sumsel Barat, terdiri Pali, Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, Pagaralam, Mura, Lubuklinggau dan Muratara, dengan luas wilayah 30.000 meter persegi dan penduduk 2,5 juta jiwa. Sedangkan untuk penetapan Ibukota sangat riskan terjadi gejolak. Sehingga presedium memutuskan tidak mambahas rencana Ibukota Sumsel Barat. “Kita sepakat ibukota tidak dibicarakan sekarang. Nanti akan diserahkan ke konsultan independen dan tim independen,” tegasnya.

Sementara, Ketua DPRD Lahat, Fitrizal Homizi ST pun mendukung rencana besar ini. Kehadiran seluruh perwakilan fraksi dan komisi dalam pertemuan dengan Presedium Pemekaran Sumsel Barat, jadi bukti dukungan tersebut. “Dukungan full. Bukti dukungan kami, semua fraksi hadir semua,” katanya. (her18)

Previous Berstatus Daerah Tertinggal Justru jadi Keuntungan
Next 9 Kades Dilaporkan ke Inspektorat