Pelaksanaan Yudisium ke-X STTP Berjalan Minimalis


Foto: Madhon/Pagaralam Pos
YUDISIUM: Ketua STTP Asminah kalungkan slempang kepada Mahasiswa mengikuti Yudisium ke-X tahun 2020, yang dilaksanakan dengan menerapkan Prokes Covid-19.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Ada suasana yang berbeda, pada pelaksanaan Yudisium Sarjana ke-X Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Pagaralam (STTP) kali ini, tidak seperti pada tahun sebelumnya.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, suasana pelaksanaan Yudisium berjalan sederhana dan sangat minimalis, dengan tetap menerapkan aturan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19, para siswa calon sarjana yang mengikuti Yudisium, begitu masuk ke lingkungan Kampus STTP, lebih dahulu diminta untuk menjaga jarak.

Kemudian tahap selanjutnya, Mahasiswa diminta untuk mencuci tangan, menggunakan sabun yang telah disedikan di pintu masuk. Setelah itu, petugas medis yang dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, seketika pula langsung mengecek suhu tubuh Mahasiswa yang datang.

Langkah selanjutnya, para Mahasiswa ini pun dipersilakan masuk ke lokasi Yudisium, dengan menempati tempat duduk yang telah disediakan, memiliki jarak lebih kurang 1 meter secara tertib dan teratur.

“Pelaksanaan Yudisium tahun ini, yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19, kita tetap mentaati Prokes Covid-19, meski dalam suasana yang berbeda, dengan pelaksanaan di tahun sebelumnya. Namun, hal ini tidak mengurangi akan khidmatnya pelaksanaan Yudisium,” terang Ketua STTP STTP Asminah MM MKom.

Selain menerapkan Prokes Covid-19, kata Asminah, untuk pelaksanaan Yudisium ke-X STTP ini, juga dibagi dalam dua sesi, yakni di waktu pagi hari pukul 08.30 WIB dan waktu siang di pukul 13.00 WIB, pada akhir pelaksanaan Yudisium juga tidak ada sesi foto bersama. Untuk jalannya pelaksanaan Yudisium sendiri, dalam tiap sesinya tak kurang dari 30 menit.

“Semua yang kita lakukan ini, untuk mendukung dan mencegah penyebaran wabah Covid-19, sebelum memasuki lokasi pelaksanaan Yudisium, peserta Yudisium diwajibkan mencuci tangan, dengan sabun dan menggunakan masker, upacara Yudisium Sarjana pada tahun ini, tidak seseromonial seperti upcara yudisium sebelumnya, karena Pagaralam sedang ‘berperang’ melawan pandemi Covid-19. Namun, hal ini tidak mengurangi makna dari upacara Yudisium yang sesungguhnya,” harapnya. (Cg09)

Previous Miliki Potensi Wisata, Penuhi Kebutuhan Air Persawahan
Next Tak Henti Sampaikan Prokes Covid-19