Paslon Dengan Suara Terbanyak Ditetapkan Pemenang






PAGARALAM POS, Pagaralam– Pilwako Pagaralam 2018 dipastikan berjalan tidak lebih dari satu putaran. Karenanya, pasangan calon (Paslon) yang meraih suara terbanyak akan langsung ditetapkan sebagai pemenang Pilwako. Ini berbeda dengan pelaksanaan Pilwako 2013 lalu.

“Iya. Sudah makai sistem suara terbanyak. Tidak lagi pakai syarat 50 persen plus 1,”ucap komisioner KPU kota Pagaralam divisi perencanaan dan data Rahmat Qori Setiawan AMd, dihubungi Pagaralam Pos, kemarin, (7/9).




Dengan demikian lanjut Qori, Pilwako hanya berlangsung selama satu putaran saja. Sebab, pasangan calon yang meraih suara terbanyak langsung ditetapkan sebagai pemenang. “Yang dapat suara terbanyak itulah pemenangnya,”kata Qori.

Dijelaskan Qori, itu sebagai salahsatu cara untuk efisiensi dana. Sebab, untuk menggelar Pilwako lebih daru satu putaran membutuhkan dana yang tak sedikit. “Juga untuk mendidik masyarakat, agar menggunakan hak pilihnya dengan tepat. Sesuai dengan hati nuraninya. Kan cuma sekali milihnya,”tambah dia.

Di samping itu, sistem suara terbanyak itu juga dimasukkan ke dalam Undang-undang Pemilukada Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilbub, Pilwako dan Pilgub.




Gugatan
Namun menurut Qori, bagi Paslon yang kurang puas dengan hasil Pilwako bisa mengajukan gagutan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hanya, ditekankan Qori, gugatan ke MK bisa dilakukan bila selisih suara dengan Paslon pemenang di bawah 2 persen. “Bila selisih suara di atas 2 persen tidak bisa mengajukan gugatan,”terang Qori. (11)

Previous Mars Pilwako Akan Dilombakan
Next Divisi di KPU Bertambah