Pasar Besemah Kembali Ditinggal Pedagang


PAGARALAM POS, Pagaralam  – Untuk yang kesekian kalinya, pedagang yang menempati kios di pasar Besemah dikawasan Terminal Nendagung meninggalkan kios tersebut. Saat ini membuat kios tersebut sepi dan rusak. Bahkan, sejak berdiri hingga saat ini hanya tidak lebih dari 10 kios ditempati dari 90 kios yang tersedia.

Informasi yang berhasil dihimpun, awalnya kios tersebut akan diperuntukkan bagi pedagang pasar Inpres yang kios mereka dibongkar. Akan tetapi, hanya sebagian saja pedagang yang menerima tempat. Selebihnya, kios tersebut diperuntukkan bagi pedagang pakaian di lantai dua. Setelah berjualan, tidak sampai tiga bulan kios tersebut ditinggal karena sepi pembeli.

Setelah kurang lebih dua tahun tidak aktif, akhirnya kios yang kosong ditertibkan dan akan diperuntukkan bagi agen sayur. Akan tetapi, sejak penertiban pedagang lama ke agen sayur, hanya pada bagian depan yang ditempati, hingga saat ini buka satu kios saja agen sayur, selain penjual pakan ayam, tukang jahit dan makanan.

Wawan (33), warga Kota Pagaralam mengatakan, awalnya kios tersebut diperuntukkan bagi pedagang pasar Inpres yang dibongkar untuk pembuatan taman. Akan tetapi pedagang tidak mau menempati kios tersebut, karena sepi pembeli. Selain itu masih banyak pedagang kaki lima di kawasan pasar Seghepat Seghendi dan Dempo Permai membuat pembeli enggan datang ke pasar tersebut. “Sangat disayangkan, kios yang dibangun dengan dana yang tidak sedikit, dibiarkan sepi dan terbengkalai. Kami melihat sudah beberapakali penertiban tetapi tidak juga optimal. Kemungkinan besar pihak terkait tidak tegas dalam mengatasi masalah ini,” kata dia.

Selain sepi ujar Wawan, kios juga sudah banyak yang rusak seperti rolling door, plafon dan lainnya. Jika tidak kunjung ditempati, bukan tidak mungkin kerusakan akan bertambah parah.

Menangapi hal tersebut, Wakil Walikota Pagaralam Novirza Djazuli mengatakan, pihaknya akan segera mengoptimalkan pasar Besemah tersebut. Sebab, jika dioptimalkan maka akan banyak pembeli yang datang ke pasar tersebut. “Kita akan mendengar terlebih dahulu keluhan dari pedagang, apa kendala, sehingga tidak berjualan di situ. Dengan begitu, kita akan carikan solusi agar kios tersebut diisi pedagang,” jawabnya. (06/CE-V)

 

 

Previous Penerbitan SKCK Melonjak
Next 7 Januari Komisioner KPU Baru