Pasal Cemburu, UN Bantai Istri


Foto : Heru/Pagaralam Pos
TUNJUKKAN : Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartoni saat menunjukkan pelaku pembunuhan wanita dipinggir jalan beberapa waktu lalu, di Mapolres Lahat, Kamis (3/8).

PAGARALAM POS, Lahat – Polres Lahat akhirnya berhasil meringkus UN (38) warga Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, pelaku pembunuhan Yunita (40), wanita berbaju merah yang ditemukan tewas di pinggir Jl Lintas Sumatera, Desa Sukarami, Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat Jumat (29/5/2020) sekitar pukul 06.15 WIB lalu. Saat itu, Yunita sudah ditemukan tidak bernyawa dengan sekujur tubuh dipenuhi luka sayatan.

Dari penuturan UN, sebelum dirinya membantai istri sirih yang dinikahinya sekitar satu tahun lalu, dirinya baru usai menjemput korban di salah satu tempat hiburan malam. Namun saat diperjalanan pulang, korban tiba-tiba merusak “mood” UN, dengan menanyakan dimana STNK motor miliknya yang sedang dikendarai UN tersebut. “Saat lagi jemput korban pulang, tapi dia tanya dimana STNK, saya jawab ada di rumah,” aku UN, di Polres Lahat, Kamis petang (3/9).

Namun saat ditengah perjalanan, UN dan korban kembali terlibat cekcok. Pengakuan UN, Ia jadi kesetanan setelah korban menampar dirinya. UN pun langsung menghentikan laju sepeda motor, mengambil pisau yang tersimpan di dalam tas, dan langsung mengarahkan ke korban. Korban saat itu sempat berusaha menangkis sabetan pisau UN, dan rupanya malah membuat UN jadi beringas. “Kejadiannya sekitar pukul 02.00 WIB. Motifnya karena kesal dan cemburu. Setelah membunuh, pelaku langsung melarikan diri ke Kota Lubuk Linggau,” terang Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono SIK, didampingi Kasat Reskrim, AKP Kurniawi, Kamis (3/9).

Achmad Gusti membeberkan, selama buron pelaku sempat tinggal bersembunyi di sebuah pondok di kebun milik keluarganya di Kota Lubuk Linggau. Pelaku berhasil ditangkap 26/8/2020 lalu, sekitar pukul 04.00 WIB di perbatasan antara Kota Lubuk Linggau dengan Kabupaten Musi Rawas saat hendak melarikan diri. “Sempat melakukan perlawanan saat mau ditangkap. Pelaku kita jerat pasal 338 KUHP, ancaman minimal 15 tahun penjara,” sampainya. (her18)

Previous Irawansyah Ditemukan Tewas Pinggir Jalan
Next Keberhasilan SIPD Diakui Daerah Lain