Owner ‘Bus Maut’ Dijerat Pidana 15 Tahun


Foto : ist/Humas Polres Pagaralam BANGKAI BUS : Guna keperluan kelengkapan penyidikan, anggota Satlantas Polres Pagaralam melihat kondisi bangkai bus yang masih berada di lokasi kejadian, di aliran Sungai Lematang

PAGARALAM POS, Pagaralam – Penyidikan kasus tragedi maut Bus Sriwijaya yang terjadi pada 26 Desember 2019 silam, akhirnya Penyidik Satreskrim dan Satlantas Polres Pagaralam menyatakan, berkas P21 atau lengkap dilimpahkan ke Kejari Pagaralam, kemarin berikut bukti bukti dan tersangka yaitu Owner PO Bus Sriwijaya, M Rizady.
Seperti diutarakan Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara SIK MH, tersangka dalam kasus ini dikenakan pasal berlapis. Tidak hanya dijerat pasal KUHP juga dijerat UU lalulintas dan angkutan jalan. “Tersangka dijerat pasal berlapis, dan kita sangat serius dalam melakukan pengusutan lakalantas ini. Penetapan tersangka dalam hal ini pemilik atau owner Perusahaan Otobus (PO) merupakan kasus pertama terobosan hukum baru pengenaan terhadap pemilik perusahaan otobus,” beber Kapolres.
Sementara Kajari Pagaralam, M Zuhri SH MH melalui Kasi Intel, Lutfi Fresly SH mengatakan, jika tahap II pelimpahan kasus lakalantas sudah dilakukan. “Tersangka diserahkan bersamaan dengan sejumlah barang bukti lain diantaranya mesin, ban serta sejumlah onderdil bus lainnnya,” katanya.
Mengenai sanksi pidana yang menjerat tersangka sebut Lutfi sesuai dengan berkas perkara dari penyidik dalam hal ini Satreskrim Polres Pagaralam, tersangka dijerat pasal 338 dan 359 KUHP. “Juga Undang-undang lalulintas angkutan jalan pasal 310 dan 311. Sesuai dengan jeratan perkara dituntut 15 tahun pidana kurungan, selanjutnya pihak jaksa mempersiapkan untuk segera dilakukan pelimpahan ke pengadilan,” katanya. (Atg06)

Previous GOR Dibangun Multifungsi
Next Dukung Penuh Wako Majukan Pagaralam