OT Malam Belum Berkurang


PAGARALAM POS, Lahat – Peraturan Bupati (Perbup)  Lahat nomor 14 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Hiburan Organ Tunggal (OT),  orkes,  band dan hiburan yang menggunakan alat musik elektronik, belum dapat diimplementasikan dengan maksimal. Buktinya, larangan organ tunggal beroperasi mulai pukul 18.00 WIB s/d 06.00 WIB, belum digubris dibeberapa wilayah Kabupaten Lahat.

“Perbup sudah ada dan sudah lama diterbitkan, tinggal penindakan saja harus dilakukan,” tegas Anggota DPRD Lahat, Irwan Shami SH. Menurut wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil)  V Kikim Area ini, sebenarnya larangan itu sudah diketahui masyarakat, tinggal bagaimana tindakan yang harus dilakukan pihak terkait.

Apalagi aktivitas organ tunggal itu menjadi arena mabuk-mabukan, peredaran narkoba, judi, yang berujung perkelahian, yang tak jarang menyebabkan jatuhnya korban nyawa. Tapi masyarakat tetap memaksakan diri. “Polisi sudah tidak mengeluarkan izin, cuma masyarakat saja yang masih memaksakan diri,” ujar politisi Demokrat ini.

Lanjut Irwan, harusnya, pemerintah mengeluarkan tindakan tegas. Sebab, hiburan organ tunggal malam hari sama sekali tidak ada manfaatnya. “Silahkan turun ke lapangan, organ tunggal malam hari belum berkurang,” katanya.

Belum maksimalnya Perbup itu juga diakui Indra (36). Warga Kecamatan Jarai ini menyambut baik adanya Perbup itu, meski pengawalan Perbup perlu dilakukan. “Mudaratnya sudah jelas, tempat orang mabuk, apalagi ada biduan yang pakaian seksi, makin merusak saja,” katanya. (mg21)

#baca berita selengkapnya…terbit 15 oktober 2016#

Previous Kajari Terkesan Tutup Mata
Next Sungai Musi Dicemari Sampah