Operasi Simpatik Digelar Serentak


PAGARALAM POS, Lahat – Jajaran Polri melalui Korps Lalulintas (Korlantas) menggelar operasi lalulintas besar-besaran secara serentak di seluruh Indonesia. Operasi simpatik ini dimulai hari ini (1/3) sampai 21 Maret, tidak terkecuali di Kabupaten Lahat. Hal ini seperti dikatakan Kapolres Lahat, AKBP Rantau Isnur Eka SIK, melalui Kasatlantas, AKP Dani Prasetya SIK, kemarin.




Dengan dilakukan operasi simpatik ini, Dani mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengendara kendaraan bermotor, baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4) untuk tidak perlu waswas. Sebab, selagi pengendara menaati peraturan tertib berlalulintas dan dilengkapi dokumen surat-menyurat kendaraan tentunya tak ada yang perlu dikhawatirkan.




“Kalau tidak ada kesalahan kenapa harus waswas? Kegiatan ini bukan untuk mencari kesalahan. Intinya, pengendara harus taat aturan,” katanya.




Sambungnya, hingga dalam berkendara, pengendara diharapkan untuk mematuhi peraturan lalulintas. Seperti mengenakan helm berkualifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pengendara sepeda motor. Ini justru demi keamanan dan keselamatan pengendara itu sendiri, jika terjadi hal yang tidak diinginkan saat berkendara.




“Diharapkan pengendara mematuhi rambu-rambu lalulintas yang ada. Belajar tertib, jangan nyelonong di saat traffic lightnya berwarna merah,” ujarnya.
Dilanjutkannya, dengan standarisasi kendaraan yang digunakan, seperti penggunaan knalpot racing pada sepeda motor, hingga suara bising yang ditimbulkan knalpot jenis ini dapat mengganggu kenyamanan masyarakat. Juga kaca spion, diimbau untuk dipasang dua-duanya serta menurut standar yang ada.




“Sering ditemukan, pengendara, khususnya sepeda motor hanya memasang satu kaca spion saja, biasanya sebelah kanan kemudi. Dan ada juga, meskipun dua-duanya dipasang namun tidak sesuai standar, karena dianggap tidak keren. Padahal keberadaan kaca spion standar ini justru untuk mempermudah pengendara itu sendiri agar lebih waspada pada situasi sekitar dalam berkendara,” terangnya.




Ditambahkan Dani, pengendara juga diimbau untuk melengkapi dokumen surat-menyurat kendaraannya. Dari mulai Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta tidak dalam keadaan mati pajak. Pemeriksaan kelengkapan dokumen surat-menyurat kendaraan ini selain menegakkan disiplin berlalulintas, juga guna mengantisipasi terjadinya pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).




“Jadi, tolong diperhatikan betul bagi para pengendara. Ini demi kebaikan semua,” harapnya. (mg21/CE-V)

Previous Maret Dana Sertifikasi Dicairkan
Next 236 Pasukan Kuning Gajian di Bank