Niat Bangun Rumah Tahfiz, Lelang Barang Antik


FOTO: vilkodril/Pagaralam Pos
LELANG: Pusaka jenis pedang berusia ratusan tahun.

PAGARALAM POS, Muratara – Seorang tokoH Alim Ulama yang berasal dari Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), membuat sebuah cuitan di Media Sosial (Medsos), melelangkan pusaka Antik peninggalan nenek moyang.

Pusaka antik yang akan dilelangkan tersebut yakni sebila pedang pusaka yang diperkirakan sudah ada sejak 200 tahun lalu. Adapun alasan akan di lelangkan nya barang antik tersebut ialah demi untuk membangun Rumah Tahfiz bagi umat muslim di kecamatan karang Dapo.

Abdul Djabar atau Ustadz Djabar, salah seoarang ulama Kecamatan Karang Dapo, membenarkan bahwa ia akan Melelangkan Pusaka peninggalan nenek moyang (yang bernama Kerinci), tersebut dengan tujuan akan membangun rumah Tahfiz di kecamatan karang Dapo.

Kemudian dijelaskannya, peninggalan Nenek kerinci tersebut ada tiga macam yakni, yang pertama sebuah sungai diselatan karang Dapo yang biasa di sebut Payo Setom, yang mana diambil dari nama beliau sendiri yaitu Ahmad Boestom, dari panggilan akrab nya nenek kerinci. Sementara yang Kedua, yaitu sebidang tanah yang terletak di Kecamatan karang Dapo sendiri. Ketiga, Sebila pedang pusaka yang di perkirakan sudah ada sejak tahun 1820 yang lalu, atau di perkirakan sudah berusia 200an tahun. “Alasan mengapa ingin menjual barang pusaka tersebut, karena menurut saya hanya itulah barang peninggalan yang nanti akan memanjangkan amal jariyah beliau, nenek kerinci,” katanya.

Mengingat betapa pentingnya membangun rumah Tahfiz tersebut, seperti yang kita ketahui pada saat ini bahwa banyak sekali umat Islam yang sudah jauh dari ajaran-ajaran islam. Untuk itu, daripadanya pembangunan rumah Tahfiz nantinya, kita berharap agar bisa melahirkan Hafiz dan Hafizhah yang berkualitas, baik dari ilmu agama maupun ilmu sosial.
“Kita berharap dengan adanya cuitan saya di sosmed tersebut, supaya bisa membuka pintu hati kita semua untuk membangun umat beragama yang berkualitas, aman, tentram dan damai. tutup Ustadz. (Vil23)

Previous Jadi Percontohan Desa Keluarga Berkualitas
Next Pelanggar Protkes Bakal Diberi Sanksi