Niat Antar Ganja ke Napi, Residivis Dibekuk






PAGARALAM POS, Pagaralam – Berniat mengantar satu paket ganja ke temannya Narapidana (Napi) Pendri Hermanto (34), yang ada di Rutan Cabang Kota Pagaralam, residivis Narkoba, Irmansyah alias Ica (40), warga Tebat Baru Ilir, Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagaralam Selatan dibekuk.

foto-ganja-3a

foto-ganja-11Kronologis penangkapan residivis ini, bermula saat tersangka Irmansyah alias Ica datang ke Rutan, Minggu (kemarin, red) sekitar pukul 09.00 WIB, hendak membesuk temannya Pendri Hermanto yang ditahan di Rutan tersebut. Petugas Rutan yang ada di pos jaga melakukan penggeledahan terlebih dahulu pada tiap pengunjung yang hendak membesuk. Alhasil, petugas mendapati satu paket ganja dalam saku celana tersangka Irmansyah beserta satu bong alat isap sabu.

Mendapati barang bukti ini, petugas Rutan langsung menghubungi SatNarkoba Polres Kota Pagaralam, dan menyerahkan residivis yang kedapatan membawa ganja ke Rutan Cabang Kota Pagaralam.




Kapolres Pagaralam, AKBP Pambudi SIK, melalui Kasat Narkoba, AKP Dedi Purma Jaya ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya residivis Narkoba limpahan dari Rutan Cabang Kota Pagaralam, yang kedapatan membawa ganja.

“Kami lakukan pengembangan dengan mendatangi rumah kontrakan tersangka Irmansyah di Tebat Baru Ilir, Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagaralam Selatan. Petugas berhasil menemukan 3 paket sabu siap edar, yang disembunyikan tersangka di dalam kaleng rokok tergeletak di lantai beserta 1 unit bong,” jelasnya.




Sambung Dedi, tersangka Irmansyah dan Pendri Hermanto yang merupakan tahanan Rutan Cabang Kota Pagaralam beserta 4 paket ganja dan 2 unit bong, saat ini telah diamankan di Polres Kota Pagaralam. “Kasus ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” katanya.

Napi Positif Narkoba, Dicabut Haknya

PAGARALAM POS, Pagaralam – Terkait penyelundupan Narkoba ke dalam Rutan, Kepala Cabang Rutan Pagaralam, Kameily mengaku, dipastikan jika terbukti terlibat atau menggunakan Narkoba disanksi tegas. “’Kita sanksi tegas jika terlibat Narkoba, apalagi terbukti positif setelah tes urine,” ujar dia dikonfirmasi Pagaralam Pos via ponselnya, kemarin.




Dia menceritakan. Pengawasan dari petugas jaga di pintu utama Rutan kemarin (16/10), sekitar pukul 09.30 WIB berhasil menggagalkan masuknya Narkoba jenis ganja dari seorang pengunjung. “Tangkapan satu paket ganja dari seorang pembesuk (Imansyah alias Ica, red). Saat itu kita curiga, hari Minggu tak ada jam besuk, tapi dia tetap memaksa ingin membesuk dengan alasan bertemu dengan Pendi Hermanto, alias Unyit yang merupakan Napi Narkoba. Sejauh ini pihak Rutan belum bisa memastikan keterlibatan Napi kita,” kata Kameily.

Satu paket ganja tersebut apakah memang dipesan Napi di Rutan atau tidak. Lanjutnya lagi, kasusnya sudah diserahkan ke aparat kepolisian Polres Pagaralam. “Dia, Unyit, dipastikan akan disanksi karena hasil tes urine dinyatakan positif,” tambahnya seraya mengatakan, tadi siang (kemarin siang, red) sudah dibawa ke Mapolres Pagaralam, diperiksa sebagai saksi.




Mengenai sanksi, ditegaskan Kameily, Unyit bakal dicabut hak-haknya sebagai Napi. Seperti tidak boleh dibesuk kerabatnya, dan diasingkan ke sel khusus bagi Napi bermasalah. “Tidak hanya itu, dia juga bakal tidak mendapat pengajuan remisi. Bahkan kasus hukumnya bisa bertambah jika terbukti terlibat peredaran Narkoba. Kita tunggu saja hasil pengembangan Polisi nanti,” bebernya. (10/08/06CE-V)

Previous Waspada, Modus Bobol ATM
Next Perpus Keliling Kian Digalakkan