New Normal, 233 Personel Gabungan Disiagakan


Foto : Adi/Pagaralam Pos
APEL SIAGA : Suasana apel siaga protokol kedisplinan penerapan New Normal dilapangan Kantor Bupati Empat Lawang

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Penerapan New Normal atau tatanan kehidupan yang baru di Kabupaten Empat Lawang dimulai. New Normal di Empat Lawang ini, ditandai dengan Apel Siaga Protokol Kedisiplinan penerapan New Normal dilapangan Kantor Bupati Empat Lawang, Jum’at (5/6).

Dandim 0405 Lahat Letkol Sungudi yang sekaligus merupakan Ketua Satgas Penerapan New Normal Empat Lawang mengaku, kalau ini Satgas terpadu dalam rangka mendisiplinkan masyarakat. Sehingga Empat Lawang yang diberi kewenangan untuk menerapkan New Normal ini bisa berjalan.

Dia (Dandim, red) juga menambahkan, bahwa masyarakat setiap beraktivitas harus memakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan sehingga covid-19 ini tidak mewabah di Empat Lawang. “Untuk sangsinya itu sangsi disiplin, kita suruh bersihkan lingkungan, intinya kita mendisiplinkan masyarakat,” cetusnya.

Untuk pasukan sendiri, pihaknya menyiapkan sekitar 233 personel yang akan ditempatkan dibeberapa titik di Kabupaten Empat Lawang, baik di Pasar Pulau Emas Tebing Tinggi, Pasar Pendopo bahkan kalangan di semua Desa dan Kecamatan di wilayah Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. “Ingat ya, humanis tapi tegas,” jelas Sungidi.
Sementara Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad mengatakan, New Normal ini adalah awal dari RE-Aktivasi terhadap aktivitas dan produktivitas dibidang Ekonomi dan Sosial kultural. “New Normal ini bagaikan pisau bermata dua, sebagai Daerah dengan mayoritas penduduk disektor pertanian dan perkebunan, maka New Normal ini adalah peluang Emas dalam peningkatan perekonomian masyarakat,” kata Joncik, saat menyampaikan amanatnya.
Apel gelar disiplin protokol kesehatan ini lanjut Joncik, bukan sekedar seremonial saja, bukan untuk gagahan apa lagi sekedar formalitas saja. “Namun sejak hari ini, satu amanah yang besar bertambah dipundak saudara-saudara sekalian. Dan selaku penegak disiplin kita wajib menjamin setiap aktivitas dan produktivitas masyarakat telah sesuai dan taat terhadap intruksi Pemerintah,” ujarnya.

Dijelaskannya, wabah Covid-19 atau virus corona, mengintai dan menyerang hampir diseluruh Dunia, dan virus ini sudah menginfeksi 6,2 juta manusia diseluruh dunia, dan membunuh ratusan ribu orang. “Tak hanya mengambil nyawa, wabah ini telah melumpuhkan ekonomi dunia, dan tatanan sosial kultural masyarakat,” jelasnya.

Dirinya sambung Joncik, merasa bersyukur kepada Allah SWT, bahwa sampai saat ini Empat Lawang menjadi salah satu diantara Daerah terbaik dalam penanganan Covid-19. “Ini terbukti sampai saat ini kita masih mampu mempertahankan zona hijau ditengah kepungan Kabupaten yang zona kuning dan merah,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan, bahwa dirinya meyakini dan percaya selama tiga bulan, jika membiasakan hal baik ini tentu sudah terpatri dalam kehidupan masyarakat. Tapi dirinya menekankan lagi kepada seluruh pasukan Satgas, kalau saat ini berada pada Medan perang. “Musuh kita kali ini sangat berbahaya, Ia tak terlihat kasat mata. Serangannya tiba-tiba dan sangat mematikan, untuk itu jangan lengah sangat perlu kedisiplinan tinggi, jangan menganggap remah hal kecil seperti ini,” pungkasnya. (Ac07)

Previous Pinta Bupati Larang Truk Batubara Melintas
Next Pembelajaran Sistem Daring Belum Efektif