Nama Kapolres Dicatut


PAGARALAM POS, Pagaralam – Sepertinya masyarakat Kota Pagaralam, khususnya kalangan pengusaha atau pebisnis, jangan sampai tertipu dengan ulah oknum tak bertanggungjawab yang mengatasnamakan aparat kepolisian.

Seperti yang dialami Romi, pemilik penginapan Mirasa di Jalan Lintas Pagaralam – Lahat. Dimana, dirinya ditelpon oleh oknum yang mengatasnamakan anggota Polres Pagaralam.

Diakui Romi, dirinya dihubungi penelepon gelap agar segera menghubungi Kapolres Pagaralam untuk keperluan suatu yang diduga akan melakukan penipuan. “Dua kali dihubungi melalui telepon Lobi Penginapan. Pertamakali sekitar dua minggu silam, penelepon mengaku anggota Intel Polres Pagaralam berpangkat Brigpol. Keduakalinya, kemarin (5/1) sekitar pukul 18.30 WIB, usai Magrib. Kali ini si penelepon mengaku Kabag Ops Muzir Cika,” beber Romi.

Modusnya sama, diperintahkan untuk menelpon Kapolres. Namun, karena merasa curiga, kata Romi, dirinya sempat meminta nomor Kasat Intel Polres. Namun, tiba-tiba telpon langsung dimatikan. Begitupun dengan telepon kedua, oknumnya mengaku Kabag Ops. “Saya curiga, ketika diminta nomor telepon atasannya telpon tiba-tiba dimatikan,” aku Romi seraya mengatakan dirinya saat ini belum melapor atau menghubungi langsung Kasat Intel dan Kabag Ops.

Diakuinya, dugaan modus penipuan ini bukan untuk pertamakalinya dialaminya. Sebelumnya, ada oknum yang mengaku dari anggota Kejari Pagaralam memesan kamar hotel menjamu tamu Kajari untuk keperluan pemeriksaan kasus, bahkan si penelepon gelap juga sempat mengaku telah mengirim sejumlah uang ke ATM miliknya (Romi, red). Ketika dihubungi Kajarinya, ternyata tidak ada samasekali seperti yang dikatakan si penelepon.

“Kita tak ingin langsung percaya kebenarannya, sebab modus penipuan mengatasnamakan pejabat atau petinggi aparat hukum kerap dilakukan oleh oknum tak bertanggungjawab. Dan jangan sampai kita tertipu yang ujung-ujung meminta transfer sejumlah uang,” imbaunya.

Sementara itu, Kapolres Pagaralam AKBP Saut P. Sinaga, melalui Kasat Reskrim Iptu JK Nababan, dikofirmasi mengatakan perihal kejadian pencatutan nama tersebut, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan jangan sampai tertipu oleh si penelepon gelap yang mengaku anggota Polres Pagaralam, terlebih atas perintah Kapolres. “Kepada masyarakat Kota Pagaralam diimbau jangan sampai tertipu oleh telepon oknum tak bertanggungjawab dan harus waspada, khususnya para pejabat. Kita akan melakukan pengusutan lebih lanjut terkait kejadian ini,” tegasnya. (06/CE-V)

 

Previous Objek Wisata Minim Fasilitas Penunjang
Next Hektaran Kebun Kubis “Keriting”