Mundur, Paslon Didenda Rp 20 M






PAGARALAM POS, Pagaralam – Jangan main-main bila ingin nyalon di dalam Pemilukada. Sebab, bila sudah ditetapkan sebagai pasangan calon (Paslon) peserta Pemilukada, tidak bisa lagi mundur. Bila masih saja mundur, denda Rp20 miliar sudah menunggu.




Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi SE MSi menyatakan, tiap Paslon yang sudah ditetapkan sebagai peserta tetap Pemilukada tidak bisa lagi mundur. Ini terang dia, termuat dalam UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilukada. “Tidak bisa mundur lagi kalau sudah masuk DCT (daftar calon tetap). Kalau mundur juga, kena denda,” tegas Yenli, kemarin (3/10).

Dijelaskan Yenli, denda bagi Paslon yang mundur itu dimaksudkan agar tiap Paslon benar-benar serius dalam mengikuti Pemilukada. “Pemilukada bukan ajang untuk main-main,” sambungnya.




Ditemui terpisah, Komisioner Divisi Program dan Data, Rahmat Qori Setiawan AMd menambahkan, besaran denda bagi Paslon yang mundur adalah Rp20 M. “Kalau calon wakilnya mundur, ya calon kepala daerahnya juga kena denda,” urainya. Karena itu Qori berharap agar tiap kandidat yang akan maju di Pilwako Pagaralam nanti benar-benar memikirkan tujuannya. (11/CE-V)

Previous Prediksi Paslon Pilwako Pagaralam 2018?
Next Raih WTN Penuh Kategori Kota Sedang