Mojok, Tubuh Diikat Motor Dirampas


PAGARALAM POS, Pagaralam – Tak selamanya mojok di tempat sepi, terasa menyenangkan. Serasa dunia milik berdua. Adakalanya bisa menimbulkan derita. Seperti dialami R (15) dan T (15). Gara-gara mojok di tempat sepi, dua sejoli berlainan dusun ini jadi korban pencurian dengan kekerasan (Curas). Sebelum merampas motor,  para pelaku yang disinyalir berjumlah tiga orang, terlebih dahulu mengikat tubuh korban.




Peristiwa itu terjadi, Rabu (15/3), sekira pukul 15. 45 WIB di Bukit Serunting, Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara. Lokasi ini berjarak sekira 300 meter dari SMK Negeri 2 Pagaralam. Ceritanya bermula ketika R dan T sama-sama mengendarai motor menuju Bukit Serunting. R mengendarai motor Jupiter MX Nopol BG 2833 WM. Adapun T mengendarai motor revo absolut Nopol BG 2923 WC.




Begitu sampai di lokasi, entah dari mana datangnya, munculah dua orang yang memakai topeng mendekati T dan R. “Salahseorang pelaku mengancam korban agar tak macam-macam,” ucap Kapolres Pagaralam, AKBP Pambudi SIk, melalui Kapolsek Dempo Utara, AKP Pahrizal, seperti menirukan perkataan korban, ditemui Pagaralam Pos, di Mapolsek Dempo Utara, kemarin.




Lantaran diancam, kedua korban takut untuk melawan. R dibawa pelaku di semak-semak. Adapun T dibawa pelaku ke semak belukar lainnya. “Kaki dan tangan kedua korban lantas diikat dengan tali pluit. Korban R ditutup mulutnya dengan jilbab,” ungkap Pahrizal.




Pengakuan korban T kepada polisi, pelaku merampas anting-anting. Satu unit android merek samsung galaxy diembat pelaku. Pelaku beralih ke dua sepeda motor korban. Lantaran kunci masih melekat di lobang stang, dengan mudahnya pelaku membawa kabur dua motor korban.




“Kita akan mengintensifkan patroli di kawasan Bukit Serunting. Selain itu, aparat juga akan melaksanakan tindakan pencegahan berupa memberikan imbauan agar para orangtua mengingatkan anak-anaknya agar tidak mendatangi tempat-tempat sepi,” imbaunya. (11)

Previous Bandar Narkoba Diringkus
Next Begal Motor Dihadiahi Timah Panas