Miris, Enam Bulan Ngajar Digaji Rp 100 Ribu


Foto: Ist
Foto: Ilustrasi

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Nasib guru Honorer di Kabupaten Empat Lawang semakin menjadi buah bibir. Belakangan, banyak Guru honorer yang mengeluhkan honornya mengajar. Karena, hanya dibayar Rp 100 Ribu selama Enam Bulan bekerja.

Salah seorang Guru Honorer di Kecamatan Muara Pinang, Ra (39) mengaku diperlakukan tidak adil oleh pihak Sekolah. Pasalnya, dalam Petunjuk Teknis dan Pelaksana (Juknis dan Juklak) 20 persen dana BOS Sekolah wajib diberikan kepada guru honorer. “Padahal kan dari Dana BOS ada, Dana Sekolah Gratis juga ada, tetapi kenapa honornya masih sangat miris,” tuturnya.

Guru honor lainnya mengaku hanya dibayar Rp 300 ribu selama enam bulan bekerja, padahal dana BOS di sekolahnya cukup besar. “Jumlah siswanya lumayan banyak, jumlah guru honor tidak begitu banyak. Kalau hitungan saya, guru honorer bisa dapat Rp 300 Ribu itu per bulannya,” kata dia.

Sementara itu, Anggota DPRD Empat Lawang, Makmun, meminta agar seluruh Sekolah betul-betul diberikan petunjuk yang baru dari Dinas Pendidikan(Disdik) Empat Lawang. “Jangan sampai betul-betul tidak menghargai pekerjaan orang, satu bulan Rp100 Ribu saja sudah sangat miris, apalagi enam bulan. Bagaimana dengan kehidupan keluarganya,” ucapnya.

Ia berharap Disdik tidak mencari siapa yang salah dan siapa yang benar, sebaiknya betul-betul dilakukan pembenahan untuk kesejahteraan guru-guru di Empat Lawang, utamanya yang honorer. “Sebaiknya ada pembenahan terkait honor ini. Kita pakai prikemanusiaan kita. Enam bulan Rp 100 ribu, itu namanya penyiksaan,” tuturnya.

Menyikapi hal itu, Ketua PGRI Empat Lawang, H Syahril Hanafiah mengatakan, memang harus ada upaya peningkatan honor bagi tenaga pengajar yang non PNS. “Saya berharap Disdik bisa membenahinya,” pungkasnya. (07/CE-V)

Previous Dalam Dua Hari BNN Harus Terbentuk
Next Fuso vs Bus, Sopir AKAP Tewas