Miras Disembunyikan Dalam Barang Kelontongan


LAHAT – Anggota Pidana Umum (Pidum) Polres Lahat, melakukan penggerbekan terhadap sebuah warung yang diduga menjual berbagai jenis minuman keras, Senin (25/11/2013) dinihari. Dari hasil pemeriksaan kemudian berhasil ditemukan ratusan kardus berisi sekitar 2400 botol miras, yang dicampur dengan aneka barang dagangan lainnya. BH (37) pemilik warung tak mampu berkutik, hingga langsung diamankan ke Mapolres Lahat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, awalnya polisi mendapat informasi mengenai maraknya peredaran minuman keras di wilayah Kota Lahat. Penyidikan pun langsung dilakukan, dengan menyebar anggota Pidum untuk mengetahui lokasi penjualan yang diduga sudah berskala besar.

Kemudian satu tim unit Pidum melakukan penyambangi sebuah warung, yang ada di Jl Veteran gang Pemuda Kelurahan Bandar Agung Kecamatan Kota Lahat. Awalnya BH pemilik warung mengelak tuduhan polisi, dan membanta bila ia menjual minuman keras. Namun petugas tetap melakukan penggeledahan, dengan memeriksa semua sudut ruangan.

Dari hasil pencarian, kemudian ditemukan ratusan kardus yang berisi minuman keras berbagai jenis. Jumlahnya pun cukup banyak mencapai 2400 botol, dengan merk wisky, vodka, newport dan anggur merah. BH pun semakin kebingungan, apalagi ia tidak mampu menunjukan izin resmi untuk menjual minuman berarkohol tinggi tersebut. Ia kemudian diamankan dibawa ke mapolres Lahat bersama barang bukti, untuk dimintai keterangan.

Menurut pengakuan BH, ia baru saja mendapat kiriman ratusan miras tersebut dari temannya di Pagaralam. Agar tidak tampak, botol minuman keras tersebut disamarkan dengan dicampur dengan barang kelontongan lain yang juga ia pesan. Sejauh ini pengiriman satu paket tersebut sangat aman, dan ia sudah beberapa kali menghabiskan ribuan botol miras.

Ditambahkan, ia nekat menjual miras tersebut, karena rekannya yang bertindak sebagai distributor memberikan jaminan keamanan. Sehingga pria yang memiliki tiga anak ini merasa nyaman, apalagi mendapatkan keuntungan cukup besar dari hasil penjualan. Usaha tersebut pun sudah dilakukan lebih dari 2 tahun, sambil menjual barang kelontongan.

“Pengiriman di campur barang kelontongan, dan sejauh ini aman. Pembelian miras juga menjadi syarat untuk berhutang barang kelontongan, jadi saya tidak punya pilihan,” imbuh BH di Mapolres Lahat.

Kapolres Lahat AKBP Budi Suryanto melalui Kasat Reskrim Iptu Hidayat Amin menjelaskan, pihaknya menerima informasi ada pengiriman ribuan botol miras ke wilayah Kota Lahat. Setelah diselidiki kemudian mengarah pada sebuah warung, hingga langsung dilakukan penggerebekan.

Anggotanya kemudian mengamankan ratusan kardus, yang berisi lebih dari 2400 botol minuman keras berbagai jenis. Penjual akan dijerat Perda nomor 7 tahun 2005 tentang pengawasan minuman beralkohol, dengan ancaman maksimal tiga bulan penjara.

“Kami sudah berkoodinasi dengan Polres Pagaralam, untuk menyelidiki keberadaan distributor miras,” ujar Iptu Hidayat Amin. (sripoku)

Previous Tak Punya Uang, Samsul Bahri Hantam Kepala Istri dengan Kursi
Next Kantor Sat Pol PP Empatlawang Diserbu Warga