Menantu Lari, Rumah Besan di Bakar


PAGARALAM POS, Empat Lawang – Ada kejadian menarik yang terjadi di Desa Penantian Kecamatan Paiker (Pasma Air Keruh), betapa tidak, karena saat menantu lari dan meninggalkan anaknya dari rumah, seorang warga rela membakar rumah besan. Hal itu dilakukan oleh pelaku yang diketahui bernama Pandi (46), Warga Desa Padang Gelai.
Informasi yang didapat meyebutkan, pembakaran rumah Wahidin oleh Pandi terjadi sekira pukul 22.00 WIB, Kamis (23/7). Namun masih beruntung api belum menjalar dan membesar, karena cepat di padamkan warga.

Camat Pasemah Air Keruh (Paiker) Noperman Subhi mengatakan, dari informasi yang Ia dapat dari Kepala Desa Penantian, kronologis pembakaran rumah korban Wahidin dengan pelaku yang membakar pandi, diduga akibat permasalahan anak. “Masalahnya anak pandi (Ayah dari Perempuan ) ini, nikah sama anak Wahidin, terus sesudah nikah beberapa hari itu, anak Wahidin itu lari,Nah, marah soal itulah,” ungkap Camat Paiker saat dihubungi wartawan.
Untung lanjutnya, pada saat itu orang masih ramai dan sijago merah cepat dipadamkan sehingga tidak banyak memakan korban. “Cuma bagian depan rumah Wahidin yang sedikit terbakar, dan api belum sempat besar,” ucapnya.

Sementara Kapolres Empat Lawang AKBP Wahyu, SIk melalui Kapolsek Pasemah Air Keruh (Paiker) IPDA.Salfia Wardi dikomfirmasi, membenarkan kejadian tersebut. “Ya benar kejadiannya malam Jumat kemarin,” kata Kapolsek.

Dijelaskannya lebih lanjut oleh Kapolsek, kronologi kejadian berawal anak Wahidin (Pria, red) menikahi anak Pandi (Perempuan, red), dan setelah menikah,berselang waktu tiga hari anak Wahidin lari meninggalkan anak Pandi. Melihat anak perempuannya ditinggalkan, Pandi marah dan mendatangi rumah Wahidin. “Pandi bersama temannya mendatangi rumah Wahidin terus membakar rumahnya, untung api bisa dipadamkan oleh warga dan rumah Wahidin tidak terbakar total, hanya kursi yang berada di depan rumah yang terbakar,” jelasnya.

Untuk saat ini lanjutnya, korban telah melapor dan pelaku sedang dalam pengejaran karena melarikan diri pada malam kejadian. “Pelaku melarikan diri pada malam hari itu juga. Untuk saat ini, korban sudah diamankan diungsikan di rumah keluarganya, dan kami telah meminta Kepala Desa Padang Gelai agar pelaku dapat menyerahkan diri,” tukasnya. (Ac07)

Previous Perebutan Kursi Ketum KONI Lahat Dimulai
Next Jalan Berlubang, Ancam Keselamatan Pengendara Melintas