Melacak Asal Muasal Nama Bukit Serelo


SERELO

SEBAGAIMANA nama Gunung Dempo, asal muasal nama Bukit Serelo juga bisa dilacak melalui dua pendekatan. Yakni pendekatan antropologi dan linguistik (bahasa). Dua pendekatan itu, bisa membuat asal muasal penamaan menjadi logis, alias masuk akal.

Menurut Ketua Lembaga Adat Besemah Kota Pagaralam, Firmansyah SH, melalui anggotanya RA Dewi Saputri, asal muasal nama Bukit Serelo bisa didapat dari cerita para orang tua.

Dari orang tua itu sambungnya, diketahui bahwa Bukit Serelo awalnya bernama Bukit Seghile. Nama Seghile merupakan nama sebuah aliran air yang ada di dekat bukit. Seghile juga dikenal dengan sebutan ‘buaye muntung panduk’ yang berarti sungai yang banyak buayanya.

“Inilah yang namanya melacak asal muasal melalui pendekatan antropologi, atau dari cerita-cerita, mitos ataupun legenda yang berkembang di tengah masyarakat,” terang perempuan yang akrab disapa Wiwik ini.

Sedangkan pendekatan linguistik lanjutnya, masih tetap menempatkan awal nama Bukit Serelo dengan sebutan Bukit Seghile. “Seghile berasal dari bahasa Besemah. Kata dasarnya serile yang berarti sebuah keinginan,” terang mahasiswi STIE Lembah Dempo ini.

Mitosnya, jika ada orang yang datang ke air seghile tersebut maka akan merasakan haus, sehingga muncullah keinginan untuk minum. Bisa juga akan merasa panas, sehingga muncul keinginan untuk mandi.

Namun setelah penjajah Belanda masuk ke Besemah, nama Seghile itu berubah. Penjajah Belanda menyebut nama bukit itu sesuai dengan ejaannya sendiri. Seperti nama Dempu disebut Dempo, Bukit Seghile disebut Serelo. Parahnya, orang lokal ikut-ikutan menyebut nama bukit itu dengan Bukit Serelo. Akhirnya bisa ditebak, nama asli bukit itu akhirnya lenyap. Tak lagi berbekas. (*/CE-V)

(Sumber:Lembaga Adat Besemah Kota Pagaralam)

Previous 4 Personil Polres Bakal Dipecat
Next Edarkan Sabu, Bapak Anak Dibekuk